NTB.Suara.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) memiliki utang ke para kontraktor dengan nilai fantastis Rp350 miliar. Dari jumlah tersebut sudah cicil hanya Rp50 miliar.
Seperti dilansir dari Antara, Wakil Ketua DPRD NTB H Muzihir menyebutkan utang Pemprov NTB terdiri atas berbagai program reguler. Selain itu, utang dari pelaksanaan pokok-pokok pikiran (pokir) anggota dewan. Seluruh utang berasal dari program fisik yang sudah selesai pengerjaannya.
Utang terbesar berada di tiga organisasi perangkat daerah, yaitu Dinas PUPR NTB, Dinas Perkim NTB, dan Dinas Pertanian NTB.
Politisi dari PPP itu menyatakan Pemprov NTB sudah berusaha mencicil pembayaran utang tersebut kepada kontraktor.
Hanya saja, pembayaran tidak bisa sepenuhnya. Pasalnya, kondisi keuangan daerah sedang tidak baik akibat Covid-19. Sehingga menyebabkan banyak anggaran mengalami refocusing.
"Itu bukan salah eksekutif atau legislatif. Kita harus sama-sama menyadari dampak dari pandemi Covid-19," jelas H Muzihir.
Menurut anggota dewan dari Dapil Kota Mataram ini, perlu ada terobosan Pemprov NTB untuk dapat melunasi utang-utang tersebut.
Utang Pemprov NTB yang belum terbayarkan itu membuat Wakil Ketua Kadin Kabupaten Lombok Timur Rahmatullah Jayadi meradang.
Dia mendesak Pemprov NTB segera membayar utang kepada puluhan kontraktor proyek. Utang pagu anggaran tahun 2022 itu nilainya mencapai Rp350 miliar.
Baca Juga: Pelaku Ekonomi Kreatif di Lombok Tengah Didorong untuk Majukan Produk dan Ciptakan Lapangan Kerja
"Melihat kondisi ini, Pemprov NTB telah gagal membina pengusaha kalangan menengah ke bawah," tegasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Gabung Persis Solo, Novan Sasongko Usung Target Tinggi untuk Laskar Sambernyawa
-
Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce
-
Tragedi Maut di Batu Bara: Mabuk dan Ancam Bakar Istri, Suriyono Tewas dalam Kebakaran Rukonya
-
Komponen Mobil Diesel yang Perlu Diperhatikan saat Beralih ke B50
-
Mukhlisin Resmi Pimpin Kuansing Pasca OTT Bupati Suhardiman Amby
-
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas di Gaza, Tentara Israel Dituding Jadi Biang Kerok
-
5 Shio yang Menarik Keberuntungan 3 Juli 2026, Hari Penuh Peluang Baru
-
KPK Berpeluang Panggil Menteri Kehutanan Imbas Pelepasan HTP Kuansing
-
DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah
-
IMI Awards 2025 Digelar, Drifter Muda Obell Raih Penghargaan