NTB.Suara.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumbawa sedang menangani dugaan kasus korupsi di RSUD Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Hal itu sebagai tindak lanjut laporan masyarakat adanya dugaan korupsi dana Badan Layanan Umum (BLUD) tahun 2021.
Seperti pemberitaan dari Antara, penyidik Pidana Khusus Kejari Sumbawa, memeriksa Direktur RSUD Sumbawa dr. Nieta Ariyani. Yang bersangkutan diperiksa pada Senin (6/3/2023).
"Penyidik memeriksa dr. Nieta dalam kapasitas pejabat baru Direktur RSUD Sumbawa. Dia sebagai saksi," jelas Kepala Kejari Sumbawa Adung Sutranggono.
Pada hari yang sama, penyidik Kejari Sumbawa juga memeriksa pegawai RSUD Sumbawa. Mereka adalah Hermansyah, Syarif Hidayat, dan Taufik Hidayat. Sehari sebelumnya, penyidik juga memeriksa orang pegawai.
Pemeriksaan saksi masih berkaitan dengan penelusuran dari pengelolaan dana BLUD tahun 2021.
Adung menyatakan pemeriksaan saksi masih akan terus berlanjut. Pasalnya, penyidikan saat ini masih tahap awal.
"Biarkan kami bekerja dulu dan pada waktunya nanti pasti kami informasikan perkembangannya," ucap Adung.
Kasus dugaan korupsi tersebut sebelumnya terungkap pernah masuk ke Kejati NTB pada November 2021. Dalam laporan, terungkap adanya proyek pengadaan barang dan jasa dengan anggaran Rp1 miliar lebih. Lelang proyek itu menggunakan mekanisme penunjukan langsung.
Proyek tersebut, di antarana pengadaan alkes DRX Ascend System yang nilainya mencapai Rp1,49 miliar. Ada juga Mobile DR sebesar Rp1,04 miliar.
Baca Juga: Terungkap, Rupanya Nikita Willy yang Duluan Nyatakan Cinta ke Indra Priawan
Menurut pelapor, ada dugaan mekanisme yang berbenturan dengan Peraturan Bupati Sumbawa Nomor: 16/2015 tentang PBJ pada BLUD RSUD Sumbawa. Dan Perpres Nomor: 16/2018 tentang PBJ Pemerintah.
Kemudian, ada juga penyimpangan anggaran jasa pelayanan kesehatan (jaspelkes). Muncul juga dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam remunerasi pegawai dan jatah 5 persen bagi pejabat RSUD Sumbawa.
(Sumber Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Jadwal Imsak dan Subuh Hari Ini 3 Maret 2026 untuk Jakarta, Jogja, hingga Jawa Timur
-
3.243 Kasus Kriminal Terungkap dalam Operasi Pekat Musi 2026, Apa yang Terjadi di Sumsel?
-
Rapor Merah Setahun Untuk Kepemimpinan Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya
-
Jadwal Imsak Jakarta 3 Maret 2026: Catat Jam Sahur Sebelum Terlambat, Lengkap dengan Doa
-
Imbas Serangan AS-Israel ke Iran, Kontingen Anggar Arab Saudi dan Qatar Tak Bisa Pulang dari Jakarta
-
Catat! Jadwal Imsak dan Waktu Puasa Bandar Lampung Selasa, 3 Maret 2026
-
Warga Palembang Wajib Tahu! Jadwal Imsak 3 Maret 2026 dan Waktu Maghribnya
-
Konflik Timur Tengah Memanas, Pemkab Cianjur Berjuang Pulangkan Ratusan Buruh Migran
-
45 Tahun PTBA: Dari Jantung Tanjung Enim, Transformasi Energi dan Sinergi untuk Negeri Terus Menguat