NTB.Suara.com – Youtuber Dian Neo Japan yang memiliki subscriber 1,8 juta karena membuat konten soal Jepang dan kesehariannya di Jepang ternyata berasal dari Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Dian berasal dari kota Mataram, Dian mengaku awal ke Jepang pada 2011 ikut program pengiriman pekerja migran Indonesia (PMI) yang merupakan program pemerintah.
Di Youtube Denny Sumargo, Dian mengaku tidak sengaja pergi ke Jepang, dia hanya ikut-ikutan tes karena diajak oleh sepupunya. Ternyata Dian yang Lulus sedangkan sepupunya tidak lulus, akhirnya Dian pergi sendirian ke Jepang untuk magang di pabrik box..
Awal bekerja di Jepang Dian mengaku ragu apakah mampu beradaptasi dengan budaya kerja Jepang. Dia membeberkan satu tahun pertama penuh dengan tekanan. Faktor pertama yang membuat dia merasa sulit beradaptasi karena kemampuan Bahasa Jepangnya masih sulit.
Karena kurang menguasai Bahasa Jepang secara aktif, Dian tidak jarang menjadi bahan bullyan rekan kerjanya yang lebih senior. “Saya di pabrik dua tahun itu shock culture banget, saya pikir anak magang itu kerjaannya beda, mungkin agak ringan, ternyata sama, gajinya lebih rendah. Saya dua tahun lo di buli,” kata Dian.
Bahkan ketika tidak tahan dibully, Dian bahkan nangis di toilet untuk melampiaskan perasaannya. “Saya waktu magang ke toilet nangis, capek hati capek kerja, saya telepon keluarga, curhat. Makanya itu yang bikin harus bisa Bahasa Jepang, kalau kita bisa Bahasa Jepang mereka ndak berani macam-macam,” kata Dian.
Dian menceritakan awalnya membuat youtube untuk mengisi waktu senggangnya selama tiga bulan karena belum boleh bekerja.
“Saya kan visanya undangan tiga bulan, jadi waktu senggang selama tiga bulan itu saya manfaatin, saya nonton youtube juga, saya nyoba-nyoba, saya dasarnya guide jadi saya tahu cara melayani tamu, skill itu saya pakai di Jepang, saya buat hal yang bikin orang tidak kaget dengan culture Indonesia,” ujar Dian.
Melihat kontennya disukai oleh masyarakat Indonesia, Dian semakin rutin membuat konten hingga subscriber nya mencapai 1,8 juta. Dian mengaku penghasilan dari youtube membantu biaya hidupnya di Jepang.
Baca Juga: 5 Alasan Drama Korea Our Blooming Youth Harus Masuk Watchlist Kalian
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring