NTB.Suara.com - Ketua Komite Koordinasi Nasional Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Mahfud MD akhirnya buka suara terkait gonjang-ganjing transaksi mencurigakan bernilai fantastis di Kemenkeu.
Hal tersebut disampaikan dalam kesempatan RDPU bersama Komisi III DPR RI pada Rabu 29/3/2023.
Ia dengan lugas menyampaikan bahwa transaksi mencurigakan tersebut terjadi sejak tahun 2009 hingga mencapai 300 surat PPATK.
"Nanti saya kasi daftarnya, yang pertama itu tanggal 10 Juni Tahun 2009, sampai 300 (surat)," katanya menjelaskan.
Mahfud membagi transaksi mencurigakan tersebut berdasarkan subjek menjadi 3 bagian diantaranya transaksi mencurigakan di pegawai kemenkeu, pegawai kemenkeu dan pihak lain, dan kewenangan kemenkeu sebagai penyidik TPA dan TPPU yang belum diperoleh data keterlibatan pegawai kemenkeu.
"Transaksi mencurigakan di pegawai kemenkeu kemarin Ibu Sri Mulyani di Komisi XI menyebut Rp3 triliun yang benar Rp35 triliun, kemudian yang melibatkan pegawai kemenkeu dan pihak lain itu besarnya Rp53 triliun plus sekian, kemudian sebesar Rp260,1 triliun sehingga jumlahnya Rp349 triliun fix," ungkapnya menjelaskan.
Diketahui sebelumnya terjadi gonjang ganjing terkait dugaan pencucian uang yang diungkap oleh Ketua Komite Koordinasi Nasional TPPU Mahfud MD senilai Rp300 triliun lebih.***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Rapor Pemain Abroad Timnas Indonesia: Joey Pelupessy Tatap Promosi Liga Belgia
-
Keserakahan & Egoisme Berkemas Genre Fantasi Vampir dalam Diabolik Lovers
-
Ditanya soal Jakarta Mati Listrik Massal, Wamen ESDM Yuliot Tanjung: Saya Juga Kena Dampak!
-
Janda 69 Tahun Tewas Usai Jadi Korban Penipuan Asmara Online, Duit Rp 20 Miliar Hilang
-
Eks Bos Google Buka Suara di Sidang Nadiem: Investasi GoTo Tak Terkait Kemendikbudristek
-
5 Daftar Kota di Dunia yang Paling Nyaman untuk Jalan Kaki 2026, Seoul di Urutan Pertama
-
PN Jakpus Bereaksi Usai Hakim Kasus Korupsi Chromebook Rp2,1 T Dilaporkan Tim Nadiem Makarim
-
Emiten Bank BTPN Tetapkan Dividen Rp 101,11 Miliar
-
7 Cushion Matte untuk Kulit Berminyak, Kunci Makeup Flawless dan Anti Longsor
-
Ratusan Perempuan Berkebaya Meriahkan Jalanan Bandung Bersama Repsol Lubricants