NTB.Suara.com - Seorang wanita bernama Dini Indriani viral di media sosial setelah videonya yang menangis di kantor Axa Mandiri tersebar di media sosial. Dini mengaku menjadi korban asuransi Axa Mandiri.
Ibu anak satu ini menangis karena merasa ditipu oleh asuransi Axa Mandiri karena nilai pencairan premi tidak sesuai dengan nilai uang yang diinvestasikan bersama suaminya. Dini mengikuti asuransi Axa Mandiri setelah mendapat tawaran dari customer service.
Suami Dini ditawari oleh CS untuk mengikuti tabungan asuransi Axa Mandiri, dan dijanjikan sejumlah keuntungan seperti pengembalian dana sampai 100 persen setelah menabung lima tahun.
Dari video yang diunggah Dini di akun instagramnya @indrianidhiny dia mendatangi langsung kantor Bank Mandiri untuk meminta uangnya kembali. Dalam video tersebut Indri tampak menangis di depan Satpam Mandiri, dia merasa aduannya tidak digubris oleh Axa.
Dini juga bertemu dengan pegawai Mandiri, kedua pihak masih sama - sama mengklaim benar dalam kasus ini. Pihak Axa Mandiri mengklaim sudah melakukan prosedur yang benar, terlihat dari penolakan OJK terhadap aduan Indri.
“OJK saja menolak berarti kami ndak salah,” kata pegawai Mandiri yang menghadapi Indri saat mengadu.
Namun Indri menganggap uangnya harus kembali 100 persen seperti yang dijanjikan customer service sebelumnya. Indri merasa seperti dirampok oleh Axa Mandiri.
“Bank Mandiri mengarahkan saya untuk membuat Axa, dan Axa itu sudah merampok uang saya,” kata Indri dilansir dari video di akun instagramnya. (*)
Baca Juga: PSSI Dibikin Pusing, Heran Penolakan Israel di Indonesia Baru Disuarakan
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo
-
Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI
-
Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim
-
Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi
-
Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab
-
5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga
-
Pasca Putusan MK, DPR Titip Pemerintah Naikkan Gaji Guru dari Anggaran Pendidikan
-
Buang Sampah ke TPS Liar Nagrak, 4 Perusahaan Terancam Sanksi Lebih Berat
-
Kemendagri Ajak Pemda Optimalkan Program MBG untuk Tekan Stunting dan Kemiskinan
-
Promosi Miras Pakai Ayat Alquran Dinilai Penistaan Agama, FKBI Dorong Publik Boikot Produknya