NTB.Suara.com - Partai Rakyat Adil Makmur atau Prima lolos verifikasi administrasi. Selangkah lagi, partai yang digawangi aktivis, mahasiswa, buruh, tani, kaum miskin, dan kelompok marjinal lainnya ini menjadi peserta Pemilu 2024.
Kepastan Partai Prima lolos verifikasi administrasi terungkap dari pengumuman KPU Nomor 31/PL.01.1-PU/05/20232
tentang Rekapitulasi Hasil Verifikasi Adminisitrasi Partai Politik Calon Peserta Pemilihan Umum Anggota DPR dan DPRD sebagaii Tindak Lanjut Putusan Bawaslu RI terhadap Partai Rakyat Adim Makmur.
Dalam pengumuman itu, KPU menyebutkan hasil verifikasi adminisitrasi terhadap partai politik yang diketuai Agus "Jabo" Priyono ini telah memenuhi syarat.
"Nama partai politik Partai Rakyat Adil Makmur akronim Prima status memenuhi syarat," demikian pengumuman KPU yang ditandatangani Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari yang diunggah di website kpu.go.id, Jumat (31/3/2023).
Dengan lolos verifikasi adminisitrasi, maka Partai Prima tinggal selangkah lagi untuk bisa jadi peserta Pemilu 2024. Partai ini akan mengikuti verifikasi faktual.
Apabila lolos verifikasi faktual, maka partai politik yang memiliki tagline "Partai Rakyat Biasa" ini bisa menjadi peserta Pemilu 2024.
Sebelumnya Partai Prima sempat mengejutkan publik karena gugatannya ke PN Jakarta Pusat dikabulkan. Dalam putusannya, majelis hakim PN Jakpus meminta KPU RI menghentikan tahapan Pemilu 2024, sekaligus meminta KPU memulai tahapan dari awal lagi.
Putusan PN Jakpus ini dimaknai sebagai menunda Pemilu. Sebab, jika tahapan Pemilu 2024 dihentikan dan dimulai dari awal lagi, maka Pemilu baru akan dilaksanakan sekitar tahun 2025. (*)
Baca Juga: Profil Partai Prima, Partai yang Viral Karena Keputusan Hakim Tunda Pemilu
Berita Terkait
-
Mau Tahu Pendiri Partai Prima, Bukan Kaleng-kaleng dan Mantan Ketum PRD yang Anti Soeharto
-
Berikut Bunyi Putusan Penundaan Pemilu Diketok Hakim T Oyong di PN Jakarta Pusat yang Menangkan Partai Prima
-
Ketum Partai Prima Agus Jabo: Yang Kami Tuntut Bukan Tunda Pemilu, Tapi
-
Profil Partai Prima, Partai yang Viral Karena Keputusan Hakim Tunda Pemilu
-
Ini Kronologi Kenapa Partai Prima Gugat KPU ke PN Jakpus hingga Menang Ulang Tahapan Pemilu 2024
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Viral Perang Sarung di Grobogan Berujung Tragis, Ini 7 Fakta yang Terungkap
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Rating Calvin Verdonk dan Aksi Heroik Lille OSC Balikkan Keadaan Lawan Crvena Zvezda di Liga Europa
-
Tangis Ibu Fandi Ramadhan dan Radit Ardiansyah Pecah dalam RDPU Komisi III DPR
-
Cedera Parah 6 Bulan, Donny Warmerdam Kembali Bela PSIM Yogyakarta
-
Joseph Oetomo: Sosok di Balik PT Toba Pulp Lestari, Berapa Porsi Sahamnya?
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Tragedi Rel Kereta: 16 Nyawa Melayang, KAI Ingatkan Bahaya Ngabuburit di Jalur Terlarang
-
Emil Audero Masuk Radar Juventus Saat Si Nyonya Tua Siapkan Perombakan Skuad Drastis
-
Ariawan Gunadi Tegaskan Gugatan Salah Sasaran dalam Sengketa NCD