NTB.Suara.com – Pemilihan Gubernur 2024 bakal dilaksanakan setelah pemilihan Presiden dan Legislatif selesai.
Sementara jabatan Gubernur saat ini Zulkieflimansyah dan Sitti Rohmi Jalilah sebagai wakil akan berakhir pada September 2023. Akan ada Pelaksana Tugas (PLT) Gubernur selama satu tahun di NTB.
Pilkada 2024 diprediksi akan diramaikan oleh sejumlah tokoh ternama di NTB, dalam diskusi di akar rumput, sejumlah nama sudah muncul sebagai bakal calon kandidat Gubernur NTB 2024 – 2029.
1. Zulkieflimansyah (Petahana)
Zul saat ini merupakan petahana yang diprediksi bakal kembali maju pala Pilgub NTB 2024. Modal sebagai petahana menjadikan nama Zul sudah melekat di masyarakat NTB. Pria asal Sumbawa ini juga sudah rajin turun ke bawah menemui masyarakat.
Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga diprediksi akan berpasangan kembali dengan wakilnya yang sekarang, Sitti Rohmi Djalilah.
2. Sitti Rohmi Djalilah (Petahana)
Walaupun digadang – gadang tetap berpasangan dengan Zulkieflimansyah, tidak menutup kemungkinan Rohmi bakal maju sebagai calon Gubernur. Posisinya sebagai kader NWDI yang memiliki banyak massa di NTB menjadi nilai tawar yang besar bagi Rohmi.
Posisi Rohmi di 2024 tidak bisa lepas dari pengaruh Tuang Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi, mantan Gubernur NTB yang juga adik kandung Rohmi. Walaupun TGB lebih muda, tetapi urusan politik TGB jauh lebih matang dibandingkan Rohmi.
Baca Juga: Adu Jangkrik, Dua Nyawa Melayang di Jalan Raya Lombok Barat
Pengaruh TGB sudah terlihat ketika Rohmi berani meninggalkan jabatan sebagai Ketua Umum DPW Partai Nasdem dan menyebrang ke Perindo mengikuti jejak sang adik.
Disisi lain TGB juga dekat dengan Zulkieflimansyah, TGB menjadi tokoh penting dibalik pasangan Zul – Rohmi pada Pilgub 2018. Bahkan Zul juga saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Pakar NWDI dimana TGB sebagai Ketua Umum.
3. Sukiman Azmi (Bupati Lombok Timur)
Nama Sukiman Azmi yang saat ini menjabat sebagai Bupati Lombok Timur juga mulai diperbincangkan untuk maju sebagai Gubernur NTB.
Mantan Perwira TNI santer disebut menjadi calon kuat penantang Zulkieflimansyah pada 2024. Modal sebagai Bupati dua periode cukup mengangkat namanya sebagai salah satu politisi senior di NTB.
Akan tetapi kendala Sukiman untuk maju sebagai calon yakni kendaraan politik. Sukiman hingga saat ini belum menjadi kader salah satu partai. Sebelumnya sempat dikabarkan akan menjadi Ketua DPD Demokrat NTB, tetapi tidak berhasil.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Di Kedubes Qatar, Sugiono Puji Warisan Sheikh Hamad untuk Dunia dan Indonesia
-
Karier Febrie Adriansyah Tamat, Tapi Kepercayaan pada Hukum Tak Boleh Mati
-
Polisi Buru Terduga Penganiaya Kekasih di Bekasi, Korban Kabur Lewat Jendela
-
Seru, Dapatkan Harga Istimewa Hyundai Creta Lewat Program Triple Zero & Trade-In Benefit
-
Purbaya Pastikan Ada Efisiensi Anggaran MBG Tahun Depan, Jadi Rp 174 Triliun?
-
Kontestasi 2029: Menguji Batas Antara Pelayanan Publik dan Modal Politik
-
7 HP All-Rounder Terbaik Mulai Rp2 Jutaan, Performa Mantap untuk Hiburan dan Multitasking
-
Rawan Titipan, ADAKSI Tolak Menteri Jadi Penentu Rektor di RUU Sisdiknas
-
Sentil Polisi dan Lembaga Negara, MenHAM Pigai Curhat Jadi Korban Rasisme: Kenapa Tak Mau Hentikan?
-
KPK Sejalan dengan Mahfud MD: Pengalihan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Sesuai KUHAP