NTB.Suara.com - Kabar kurang menyenangkan diterima oleh pegawai non-aparatur sipil negara (non-ASN) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Bagaimana tidak, rencana Pemerintah Kota Mataram untuk memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 1444 Hijriah sebesar satu kali gaji kepada pegawai non-ASN di lingkup pemerintah kota batal dilaksanakan.
Kondisi ini dikabarkan langsung oleh Walikota Mataram, Mohan Roliskana Jumat lalu. Dia menjelaskan, setelah pihaknya melakukan kajian terhadap regulasi, pemberian THR, apalagi satu kali gaji, kepada pegawai non-ASN tidak dibenarkan.
Perlu diketahui bahwa Pemerintah Kota Mataram berencana untuk memberikan THR sebesar satu kali gaji atau sekitar Rp1,2 juta per orang kepada sekitar 5.000 pegawai ASN. Adapun yang digelontorkan untuk rencana tersebut sebesar Rp6,1 miliar.
Namun, pembatalan rencana ini tidak dilakukan begitu saja. Jajaran pemerintah Kota Mataram telah melakukan konsultasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait implementasi Peraturan Pemerintah No. 15 Tahun 2023 Tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas kepada Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun dan Penerima Tunjangan Tahun 2023.
“Dasar itulah, kita tidak berani melangkah lagi. Jangan sampai niat baik kita jadi masalah dan berbenturan dengan hukum di kemudian hari,” terangnya dikutip dari Antara.
Meskipun begitu, Pemkot Mataram selalu mengusahakan keadilan bagi pegawai non-ASN agar tetap memperoleh tunjangan hari raya walaupun tak sebesar satu kali gaji.
“Untuk regulasi dan sistem pemberian THR kepada pegawai non-ASN, selanjutnya saya serahkan ke Asisten I,” Lanjut Walikota Mataram menerangkan isu yang tengah gempar diperbincangkan tersebut.
Keterangan lainnya diberikan oleh Lalu Martawang selaku Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Mataram. Beliau menuturkan bahwa pemerintah akan berupaya mencari jalan terbaik agar pegawai non-ASN bisa merasakan keuntungan pada ASN, namun tidak melanggar hukum.
“Kami sudah berusaha secara maksimal agar apa yang dirasakan ASN juga bisa dirasakan pegawai non-ASN. Namun, ternyata itu bisa berpeluang menjadi masalah hukum di kemudian hari, sehingga kita mencari jalan terbaik,” jelas Lalu Martawang. (*/Haryo)
Baca Juga: Kota Bima NTB Banjir, Nursyah Mertua Arie Kriting Ungkapkan Kesedihan Lewat Lagu
Berita Terkait
-
Demi Meloloskan Partai Masing Masing, Dua Tokoh NTB, TGB dan Fahri Hamzah Bakal Turun Gunung Menjadi Caleg DPR RI di 2024
-
Buruan Daftar, Beasiswa Wirausaha untuk Warga NTB, Cek Syaratnya
-
Bali Diguncang Gempa Bumi Magnitudo 5.2, Getaran Terasa hingga Lombok NTB
-
Ini Dia Tokoh -Tokoh Potensial Calon Gubernur NTB 2024
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Fakta Baru Kasus Kebakaran Maut Tewaskan Santri di NTB, Polisi Tambah Pasal untuk Tersangka
-
BRI dan Danantara Perkuat Transformasi untuk Pertumbuhan Perekonomian Rakyat yang Berkelanjutan
-
Indosat Perkuat Jatim, 14 Juta Pelanggan dan Trafik Data Naik 9,6 Persen
-
BRIvolution Reignite Perkuat Kinerja BRI dan Berikan Dampak Bagi Perekonomian Rakyat
-
5 Cara Memilih Sunscreen untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Utamakan Kandungan Anti Aging
-
Kinerja Makin Solid, BRI Perkuat Transformasi Lewat BRIvolution Reignite
-
Diperiksa 6 Jam Terkait Korupsi Seragam Rp16 M, Bupati Gowa: Silakan Tanya ke Penyidik
-
BRIvolution Reignite Perkuat Bisnis Inti dan Mesin Pertumbuhan Baru BRI
-
Kronologi Korwil BGN Kayong Utara Viral Hingga Dimutasi ke Papua
-
Transformasi BRIvolution Reignite Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan BRI