NTB.Suara.com- Terkait Polemik Salat Idul Fitri di lapangan mengundang respons dari berbagai kalangan. Seperti halnya dengan Profesor Nadirsyah Hosen, Rais Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Australia-New Zealand.
Profesor Nadirsyah Hosen ikut angkat bicara mengenai keputusan pemerintah daerah yang tidak memperbolehkan Muhammadiyah menggunakan fasilitas umum.
Seperti diketahui, polemik itu muncul lantaran Wali Kota Pekalongan HA Ahfan Arslan Djunaid melarang Muhammadiyah menggunakan lapangan Mataram. Kemudian, Wali kota Sukabumi H Achmad Fahmi juga melarang Muhammadiyah menggunakan Lapangan Merdeka.
Adapun alasan dua kepala daerah itu sama, bahwa lapangan akan digunakan untuk Salat Idul Fitri hasil dari sidang isbat atau keputusan dari pemerintah terkait jatuhnya 1 syawal 1444 H.
Menurut Profesor Nadirsyah Hosen, toleransi dalam beragama itu mudah. Saat pemerintah mengizinkan lebarannya berbeda, maka dimulai juga dengan sikap tenggang rasa itu termasuk dalam Salat Ied.
"Dlm fiqh, lebaran itu ikut keputusan pemerintah. Secara aturan bermasyarakat, Pemerintah gak boleh melarang yg lebarannya berbeda. Tapi yg berbeda jg harus bertenggang rasa. Pakai fasilitas sendiri aja. Jgn pakai fasilitas publik atau milik pemerintah. Gampang kan toleransi itu," kata Gus Nadirsah Hosen dikuti dari akun Twitter @na_dirs.
Gus Nadirsyah Hosen juga kembali menegaskan soal tenggang rasa yang dimaksudkannya tersebut.
"Bukan cuma soal lapangan Salat Ied, tapi juga takbiran dan makan opor ayam, bertenggang rasa karena masih ada yang Lebarannya baru besok. Ini kalau lebarannya beda lho. Tunggu keputusan sidang Isbat," ucapnya.
Sebagai informasi, Muhammadiyah menggelar Salat Idul Fitri pada 21 April 2023. Sementara, Nahdlatul Ulama akan menetapkan 1 Syawal 1444 H pada 22 April 2023. (Riadin Asy/*)
Baca Juga: Jangan Asal Dibuang, Ini 3 Kegunaan dari Dust Jacket Book
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
-
Resmi Ditahan, Yaqut Diduga Terima Fee dari Jemaah Daftar Bisa Langsung Berangkat Haji
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Jumat 13 Maret 2026
-
Imsak Palembang 13 Maret 2026 Pukul Berapa? Cek Batas Sahur dan Bacaan Niat Puasa
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Tanjungpinang, Jumat 13 Maret 2026
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Pekanbaru, Jumat 13 Maret 2026
-
Imsak Bandar Lampung 13 Maret 2026 Jam Berapa? Cek Batas Sahur, Jadwal Salat dan Niat Puasa
-
1 Tahun Danantara Indonesia, Pegadaian Dukung Pemerintah Perkuat Fondasi Masa Depan Generasi Bangsa
-
Imsak Jakarta 13 Maret 2026 Pukul Berapa? Cek Jadwal Sahur Lengkap dan Doanya
-
Perang Harga Sirup Marjan & ABC: Duel Promo Alfamart vs Indomaret Minggu Ini
-
5 Fakta Bungkusan Mencurigakan di Kebun Sawit, Isinya Ternyata 5 Kilogram Ganja
-
Kangen Teman Lama? Ini 7 Spot Bukber Paling Hits di Tangerang Buat Reuni Alumni