Bisnis / Energi
Kamis, 11 Juni 2026 | 17:36 WIB
Ilustrasi. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan pemadaman listrik yang sempat terjadi di sejumlah wilayah Pulau Jawa tidak berkaitan dengan menipisnya pasokan batu bara untuk pembangkit listrik.
Baca 10 detik
  • ESDM pastikan listrik padam di Jawa bukan akibat stok batubara menipis.
  • Gangguan listrik disebut murni karena kendala teknis sistem kelistrikan.
  • Pasokan energi PLN aman, isu pemadaman berkepanjangan dibantah ESDM.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan pemadaman listrik yang sempat terjadi di sejumlah wilayah Pulau Jawa tidak berkaitan dengan menipisnya pasokan batu bara untuk pembangkit listrik.

Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menegaskan gangguan listrik yang terjadi di beberapa daerah disebabkan oleh kendala teknis, bukan karena masalah ketersediaan bahan bakar pembangkit.

"Tidak ada pasokan batu bara yang menipis yang pasti. Memang ada beberapa gangguan terkait teknis. Kita sudah berkomunikasi dengan PLN untuk mengantisipasi agar peristiwa ini tidak berulang," ujar Anggia saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Pernyataan tersebut sekaligus merespons beredarnya spekulasi bahwa gangguan listrik dipicu oleh terbatasnya pasokan batubara ke pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

Anggia juga membantah kabar yang menyebut akan terjadi pemadaman listrik berkepanjangan di Pulau Jawa. Menurutnya, kondisi sistem kelistrikan masih berada dalam status aman dan terkendali.

"Kalau ada isu-isu yang akan ada pemadaman dan lain-lain, itu tidak benar, dipastikan tidak benar," tegasnya.

Lebih lanjut, ESDM memastikan proses pengajuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) batubara tahun 2026 tidak mengganggu pasokan energi untuk kebutuhan pembangkit listrik nasional.

Menurut Anggia, pemerintah juga telah menyiapkan skema relaksasi kuota produksi batubara secara bertahap guna menjaga keseimbangan antara kebutuhan industri dan pasokan energi domestik.

"Pak Menteri sudah menyampaikan terkait RKAB ini ada relaksasi bertahap, melihat bagaimana kebutuhan dan tetap mempertimbangkan kebutuhan industri dengan kuota batubara yang tersedia. Jadi tidak ada gangguan terkait pasokan atau suplai energi untuk PLN," katanya.

Baca Juga: Harga Pertamax Naik, Anak Buah Mas Bahlil 'Ganteng' Ingatkan Jangan Ambil Untung

Sebelumnya, pemadaman listrik dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah di Pulau Jawa, termasuk Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Durasi gangguan bervariasi, mulai dari beberapa menit hingga berjam-jam, sehingga memicu kekhawatiran masyarakat terkait keandalan pasokan listrik nasional.

Meski demikian, pemerintah menegaskan pasokan energi primer untuk pembangkit dalam kondisi aman dan gangguan yang terjadi murni bersifat teknis.

Load More