NTB.Suara.com - Idul Fitri merupakan hari raya penting yang dirayakan oleh umat Muslim di seluruh dunia.
Pada umumnya, Idul Fitri dirayakan di ruang publik seperti masjid atau taman, namun hal tersebut mungkin akan berbeda di masa new normal pandemi setelah pandemi COVID-19.
Pada pagi hari raya Idul Fitri, umat Muslim melakukan sholat Idul Fitri, mendengarkan khotbah, dan juga menyapa orang lain yang telah berkumpul untuk berdoa.
Pada hari raya ini, kebanyakan orang Muslim mengucapkan "Selamat Hari Raya Idul Fitri", yang dikutip NTB.Suara.com dari The National News.
Meskipun Hari Raya Idul Fitri tidak menjadi hari libur umum bagi semua umat Muslim di seluruh dunia, tetap dirayakan di beberapa negara termasuk UEA, Mesir, Arab Saudi, Tunisia, Indonesia dan Pakistan,
Membangun dan memelihara rasa kebersamaan merupakan bagian penting dari tradisi hari raya Idul Fitri.
Orang biasanya mengunjungi teman dan keluarga, tetapi di masa new normal, mungkin akan sedikit berbeda.
Untungnya, teknologi panggilan video dapat membantu kita, terhubung dengan orang tersayang yang jauh dan tidak dapat ditemui.
Makanan tradisional selama perayaan hari raya Idul Fitri sangat bervariasi di berbagai negara di dunia.
Baca Juga: Punya 112 Tanah, Segini Harta Bupati Pandeglang Irna Narulita yang Disorot
Contoh di Indonesia, kue lapis dan kue kering menjadi makanan tradisional khusus di hari raya ini, sedangkan di Levant ada kue maamoul shortbread isi yang sangat populer.
Di daerah Asia Selatan, hidangan mie bihun manis yang disebut sheer khurma menjadi favorit, sedangkan di Rusia, terdapat pangsit tradisional.
Selain itu, menghiasi diri dengan henna juga menjadi tradisi yang banyak dilakukan selama hari raya Idul Fitri.
Tradisi memberikan hadiah pada anak-anak selama Idul Fitri juga merupakan bagian penting dari perayaan.
Orang dewasa biasanya menyiapkan setumpuk kecil uang tunai sebagai hadiah untuk anak-anak selama Idul Fitri, yang disebut Eidiya atau uang lebaran.
Namun, di masa pandemi COVID-19 ini disarankan untuk menggunakan e-voucher untuk membantu mengurangi penyebaran virus.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
Terkini
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan
-
Mengapa Taman Kota Masih Dianggap Pelengkap? Komunitas Ini Ingin Ubah Cara Pandang Itu
-
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Keajaiban Berawal dari Rasa Percaya, Saksikan Garuda di Dadaku Mulai 11 Juni 2026
-
20 Tanaman Hias Tahan Panas dan Kering yang Tidak Mudah Layu Saat Kemarau
-
Profil Emiten Cetak Spanduk yang Dibeli Raffi Ahmad Ratusan Miliar
-
Jadwal Hari Pertama Piala Dunia 2026: Meksiko vs Afrika Selatan Buka Turnamen dengan Aroma Nostalgia
-
PMB 2026 Universitas Nusa Mandiri Gelombang 4 Dibuka! Daftar Program S1 Hingga Doktoral (S3)
-
Mengapa Pertamina Naikkan Harga Pertamax Saat Gajian Telah Habis?
-
Spot Nongkrong Paling Estetik di Jambi, Serasa Berada di Film Hong Kong Era 80-an!