NTB.Suara.Com - Putri Ariani, seorang tuna netra asal Indonesia raih Golden Buzzer di America’s Got Talent bahkan ia memperoleh Golden Buzzer dari Simon Cowell.
Dengan prestasinya memperoleh Golden Buzzer dari Simon Cowell membuatnya melaju ke tahap semifinal America’s Got Talent di 2023.
Mengingat Simon Cowell sangat selektif dalam memberikan Golden Buzzer untuk para peserta yang bertanding di America’s Got Talent.
Sehingga apa yang didapatkan Putri Ariani adalah sebuah moment langka yang mungkin jarang bisa diterima oleh orang Indonesia yang pernah bertanding di America’s Got Talent.
Perlu diketahui juga jika Simon Cowell adalah mantan juri American Idol yang membuat namanya melambung tinggi hingga saat ini.
Putri Ariani adalah penyanyi wanita dan tuna netra yang berasal dari kota Gudeg, Yogyakarta. Menariknya lagi ternyata gadis 17 tahun ini masih duduk di bangku sekolah loh.
Diketahui ia masih duduk di bangku SMK Negeri 2 Kasihan kelas XI di SMK , Bantul, atau orang-orang mengenalnya dengan nama SMM Yogyakarta.
Penyanyi tuna netra tersebut diketahui mempunyai skill bernyanyi dengan level yang tinggi, karena itu ia mencoba memberanikan diri untuk mengikuti berbagi ajang bergengsi salah satunya adalah America’s Got Talent.
Dikutip pada tayangan video YouTube @AGT pada Sabtu (10/6/2023) penyanyi tuna netra tersebut berhasil mencuri hati Simon Cowell hingga ia memberikan Golden Buzzer.
Ketika memperoleh Golden Buzzer terlihat Putri Ariani sangat riang gembira dan terlihat ia lompat-lompat.
Suara emas Putri Ariani sangat sudah untuk ditandingi. Suaranya berhasil membius semua juri dan semua penonton yang hadir dan melihat ikut menangis dan terpukau melihat penampilan dan suara emasnya.
Ketika tampil di AGT 2023, Putri Ariani membawakan 2 lagu yaitu: pertama, ia membawakan lagu berjudul Loneliness dan kedua, ia membawakan lagu berjudul Sorry Seems to Be the Hardest Word.
Menariknya lagi, lagu berjudul Loneliness adalah lagu ciptaan Putri Ariani sendiri yang ia bawakan di atas panggung.
Ia bernyanyi dengan menggunakan piano sehingga semua orang menatapnya dan merasa terpukau dengan penampilan yang luar biasa.
Bahkan saat selesai Golden Buzzer ditekan Simon Cowell terlihat berdiri dari kursinya dan beberapa kali naik ke atas panggung untuk menemui penyanyi tuna netra tersebut.
’’Aku mau dia menyanyi satu lagu lagi,’’ pinta Simon Cowell.
Lagu kedua yang ia nyanyikan adalah Sorry Seems to Be the Hardest Word yang ia bawakan dengan sangat sempurna.
Terlihat beberapa orang menghapus matanya karena kesedihan dan mungkin mereka merasa simpati dengan keadaan Putri Ariani.
Di balik keterbatasannya tentunya ia mampu berdiri sejajar dengan orang lain melalui prestasinya saat ini.
Suaranya yang spektakuler tersebut membuat keempat juri terpukau seperti Howie Mandel, Heidi Klum, Sofia Vergara, dan Simon Cowell, melakukan selebrasi dengan melakukan standing ovation.
Juri Sofia Vergara komentarnya terhadap gadis berkerudung tersebut.
’’Ini sungguh luar biasa. Kami semua di sini terpesona oleh penampilanmu, suara kamu. Kamu adalah seorang malaikat,’’ ucapnya memuji penampilan Putri Ariani.
Howie Mandel juga memberikan pujian mengenai penampilannya yang dikatakannya seperti malaikat.
"Banyak orang yang tidak percaya pada malaikat. Tapi kupikir, seorang malaikat baru saja turun di panggung ini. Kamu adalah seorang superstar,’’ jelasnya.
Heidi Klum lalu memberikan dengan pujian tentang suaranya yang cantik bahkan ia menjelaskan jika suaranya bisa masuk dari dada hingga ke kepala.
Putri Ariani pun menjelaskan kepada Heidi Klum perihal lagu pertama yang ia bawakan adalah lagu ciptaannya sendiri.
"Itu lagu ciptaanku sendiri,’’ terangnya yang membuat keempat juri merasa terpana mendengarnya.
"Itu membuat kamu menjadi semakin spesial!’’ pujian dari Heidi Klum untuknya.
Ketika mendengar hal itu semua orang ikut memberikan aplaus untuknya.
Simon Cowell bahkan terlihat takjub hingga ia menekan Golden Buzzer hingga ribuan kertas ikut terangkat dengan wajah Putri Ariani yang berteriak histeris sambil melompat-lompat kegirangan.
Simon Cowell juga nampak berlari kemudian memeluknya.
"Luar biasa, Kurasa kamu adalah penyanyi dengan suara paling indah yang pernah dimiliki kompetisi ini,’’ ucapnya kemudian.
Dengan apa yang telah dilakukan Putri Ariani, kita bisa belajar bahwa jika kita memiliki kekurangan tak perlu minder atau pasrah dengan keadaan.
Kita perlu berusaha melakukan yang terbaik karena pastinya di balik kekurangan pasti ada kelebihan yang ia miliki.
Rasa percaya diri itu perlu ditumbuhkan dan selalu berpikiran jika kita pasti mampu untuk melakukannya seperti orang lain lakukan.(Ainul Yaqin/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
5 Rekomendasi Deodorant Tanpa Alkohol dan Tidak Buat Baju Kuning
-
Perang Meja Makan: Melawan Gempuran Makanan Instan Demi Generasi Sehat di Tengah Gaya Hidup Modern
-
BMKG Prakirakan Hujan Guyur Mayoritas Wilayah Indonesia pada Jumat
-
Cara Mengaktifkan Kembali Rekening BRI Dormant Tanpa Perlu ke Kantor Bank
-
Tubuh Lebam-Lebam Saat Syuting Aku Harus Mati, Amara Sophie Curiga 'Ketempelan'
-
Demi Menit Bermain di Timnas Indonesia, Ini Usaha yang Dilakukan Beckham Putra
-
4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 27 Maret 2026, Cek Apakah Kamu Termasuk!
-
Subsidi Penerbangan Pemprov Sulsel Permudah Akses Mudik dan Konektivitas Wilayah Kepulauan
-
5 HP Samsung Layar Super AMOLED Termurah 2026, Tampilan Lebih Jernih
-
Jembatan Perintis Garuda di Nias Barat Rampung, Pangkas Jarak Tempuh Mobilitas Warga