NTB.Suara.com - Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) Mesir Cabang Indonesia, Dr Tuan Guru H Muhammad Zainul Majdi meminta pemerintah mengambil tindakan tegas terhadap lembaga pendidikan Al Zaytun di Indramayu, Jawa Barat karena telah meresahkan masyarakat.
"Kita semua berharap kepada Presiden, Menkopolhukam, Kapolri, Jaksa Agung, Menteri Agama segera menuntaskan persoalan terkait Al Zaytun karena sudah terlalu meresahkan masyarakat," kata ulama yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB), Rabu (27/6).
Bahkan, kata TGB, polemik mengenai Al Zaytun telah menciptakan isu dan fitnah di tengah masyarakat. Muncul cerita bila A, B, dan C sebagai beking.
"Karena itu mohon agar segera dituntaskan, karena terjadi (fitnah)," sambungnya.
Cucu Pahlawan Nasional NTB TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid ini mengungkapkan, bila ada persoalan hukum maka kepolisian dan kejaksaan dapat menuntaskan segera.
"Kalau ada hal yang terkait pandangan kebangsaan dan keagamaan, kita percaya betul Bapak Menkopolhukam ada komitmen dan kompetensi," ucap TGB yang juga menjabat Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo.
TGB melanjutkan, dari Kementerian Agama juga harus mengambil tindakan tegas. Tidak boleh ada lembaga mengatasnamakan pondok pesantren namun aktivitasnya menciptakan hal yang destruktif.
"Saya mengajak kita semua mempercayakan penanganan Al Zaytun kepada otoritas ulil amri (pemerintah)," ucapnya.
Publik diminta oleh TGB bersabar, ia yakin kita dalam waktu tidak terlalu lama akan mendapatkan kesimpulan dan penanganan konfrehensif dari pemerintah.
Baca Juga: Digugat Rp 98 Triliun, Ternyata Segini Harta Kekayaan Yusuf Mansur
"Kita akan tunggu dan percayakan pada pemerintah, " tegasnya.
Pengajaran di Al Zaytun Indramayu disebut bertentangan dengan ajaran Islam. Termasuk dalam pengajaran akhlaq. Diantara kontroversi yang ditunjukkan oleh Panji Gumilang adalah salam dengan bahasa Yahudi.
Al Zaytun pernah tersandung kasus menjadi pusat gerakan Negara Islam Indonesia (NII) pada 2011. Pondok dengan bangunan megah ini disebut tertutup dengan warga sekitar. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
Harga Pangan Nasional Pascalebaran: Cabai dan Bawang Kompak Turun
-
Sampah Setinggi 4 Meter Kepung TPS Rawadas, Warga Desak Tambahan Truk: 'Kasihan Masyarakat'
-
ESR Soroti Krisis Energi Akibat Selat Hormuz: WFH Hanya Solusi Sementara
-
Butuh Mental Baja Demi Piala Dunia 2030, John Herdman Cari Petarung Baru untuk Timnas Indonesia
-
5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
-
Apakah Cek Pengumuman SNBP Harus Pakai NISN? Simak Penjelasan Lengkapnya
-
John Herdman Tetap Bangga! Timnas Indonesia Dinilai Lebih Baik Meski Kalah dari Bulgaria
-
Kemenekraf Respons Kasus Amsal Sitepu, Soroti Penilaian Jasa Kreatif yang Kerap Disamakan Barang
-
Didampingi Ahmad Dhani, El Rumi Kasih Undangan Nikah ke Ketua MPR RI
-
Jufri Rahman Minta Pemimpin Daerah: Tenang Dalam Tekanan, Berani Prioritaskan Rakyat!