NTB.suara.com - Publik tanah air kembali dibuat terkaget-kaget dengan terbongkarnya rumah produksi film porno yang melibatkan beberapa selebgram terkenal, termasuk Siskaeee dan Virly Virginia. Rumah produksi film dewasa itu dibongkar pada Senin, 11 September 2023 oleh Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya.
Kasus produksi film porno ini merupakan hasil dari penyelidikan yang dilakukan oleh tim patroli siber terhadap tiga situs web yang diduga terlibat dalam distribusi film-film tersebut. Situs-situs web tersebut adalah https://kelassbintangg.com/, https://togefilm.com/, dan https://bossinema.com/. Ketiga situs web ini diduga mentransmisikan film-film porno berbayar dengan durasi antara 1 hingga 1,5 jam.
Menurut Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, para pelaku di balik produksi film porno ini berjumlah lima orang dengan inisial I, JAAS, AIS, AT, dan ET. Masing-masing dari mereka memiliki peran berbeda dalam rumah produksi tersebut. I berperan sebagai sutradara sekaligus admin dan pemilik website. JAAS berperan sebagai kameramen, AIS berperan sebagai editor, AT berperan sebagai sounds engineering, dan ET berperan sebagai sekretaris merangkap pemeran perempuan dalam film dewasa.
Kasus ini mencuat ketika tim patroli siber berhasil mengungkap bahwa rumah produksi tersebut telah memproduksi sebanyak 120 judul film porno yang kemudian ditransmisikan melalui ketiga situs web tersebut. Salah satu judul film yang cukup dikenal adalah "Kramat Tunggak," yang juga diperankan oleh Siskaeee dan Virly Virginia.
Para pelaku pun dijerat Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Tentu merujuk Pasal 27 Ayat (1) Juncto Pasal 45 Ayat (1) dan/atau Pasal 34 Qyat (1) Juncto Pasal 50 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Pasal 4 Ayat (1) Juncto Pasal 29 dan/atau Pasal 4 Ayat (2) Juncto Pasal 30 dan/atau Pasal 7 Juncto Pasal 33 dan/atau Pasal 8 Juncto Pasal 39 dan/atau Pasal 9 Juncto Pasal 35 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.
Tak hanya itu, pasca penggerebakan pun di media sosial diramaikan beberapa penampakan wajah Siskaeee yang berperan sebagai pemeran wanita. Lidahnya tampak menjulur entah karena apa. Pastinya, para selebgram tersebut diduga menerima bayaran Rp 10 juta hingga Rp15 juta per judul film.
Sementara itu, tarif langganan situs web film porno ini berkisar antara Rp 50 ribu per hari, Rp 150 ribu per minggu, Rp 250 ribu per bulan, dan Rp 500 ribu per tahun. Diperkirakan bahwa para pelaku dalam kasus ini telah memperoleh keuntungan sekitar Rp 500 juta selama satu tahun beroperasi. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'