NTB.Suara.com - Tim Uzbekistan U24 berhasil memenangi laga leg kedua melawan Hong Kong, Senin (25/9/2023). Uzbekistan dipastikan menjadi lawan Timnas Indonesia U24 dalam babak 16 besar di Asian Games 2022 di Hangzhou, China.
Laga Uzbekistan vs Hong Kong berlangsung dalam tempo cepat. Kedua tim saling serang.
Hong Kong unggul lebih dulu lewat gol cepat pada menit ke-4 melalui Li Ngai-Hoi. Hongkong tampil ngotot ingin memenangi pertandingan.
Sebab, jika kalah atau seri, Hongkong dipastikan akan lawan Jepang di babak 16 besar. Sedangkan pada leg pertama Uzbekistan menang dengan skor 1-0.
Namun, Uzbekistan terus menekan. Babak pertama berakhir dengan skor 1-0 untuk Uzbekistan.
Babak kedua, Uzbekistan banyak melakukan serangan berbahaya. Beberapa kali peluang gagal menjadi gol.
Bahkan, ketika mendapat tendangan penalti, pemain Uzbekistan gagal membuahkan gol karena tendangannya melenceng ke atas.
Barulah pada menit ke-65, Uzbekistan bisa menyamakan kedudukan melalui Alibek Davronov. Kemudian Jasurbek Jaloliddinov menjadikan Uzbekistan unggul.
Pertandingan berakhir dengan skor 2-1.
Akan tetapi, laga ini harus dibayar mahal oleh Uzbekistan. Sebab, pemain sayap kirinya, Khozhimat Erkinov mendapat kartu merah.
Pemain seharga Rp8,69 miliar itu dihadiahi kartu merah oleh wasit pada menit ke-90 karena terjadi rusuh dengan pemain Hong Kong setelah terjadi pelanggaran. Selain Erkinov, pemain Hong Kong juga mendapat kartu merah.
Keduanya pun tidak akan bisa membela negaranya dalam babak-babak selanjutnya, terutama pada babak 16 besar.
Dilihat dari laman Transfermarkt, Uzbekistan hanya memiliki satu pemain sayap kiri. Sebagian besarnya adalah penyerang tengah, dan sayap kanan.
Atas kemenangan ini, Uzbekistan menjadi juara grup C. Hongkong menjadi runner up. Grup ini hanya berisi dua tim. Keduanya lolos ke babak 16 besar.
Dalam kondisi pincang di sayap kiri, Uzbekistan akan menjadi melawan Indonesia pada babak ke-16 besar yang akan berangsung pada 28 September 2023. Sedangkan Hong Kong bersua Jepang.
Pemenang dari laga Indonesia vs Uzbekistan akan bertemu dengan pemenang antara India vs Arab Saudi. Laga babak 8 besar atau perempat final yang akan digelar 1 Oktober 2023. (*)
Berita Terkait
-
Laga Kualifikasi Piala Dunia Timnas Indonesia vs Brunei di Palembang, Dikhawatirkan Dipindah karena Hal Ini
-
TOP! Masuk 16 Besar Asian Games, Timnas U24 Dapat 2 Senjata Baru Tutupi Lemahnya Pasukan Indra Sjafri
-
Timnas Indonesia U24 Dipastikan Lolos ke 16 Besar Asian Games Meski Kalah dari Korut, Ini Hitungannya
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Bagaimana Memilih Ukuran Sepatu Jalan yang Pas? Ini 7 Tipsnya
-
Asing Masih Genjar Jual Saham, IHSG Menguat Tipis Pekan Ini
-
Vietjet Bidik Wisatawan Muslim Indonesia
-
Harga Cabai Rawit Naik Lagi, Telur Ayam Rp28.950 per Kg, Cek Daftar Harga Pangan Terbaru
-
128 Juta Penumpang Transportasi Pilih Kereta dalam Tiga Bulan
-
Kantongi Rekor Apik, Pelatih Spanyol Optimis Bisa Redam Agresivitas Prancis
-
Satu Pekerjaan Tak Lagi Cukup? Fenomena Hustle Culture di Kalangan Gen Z
-
The 2nd IBOS Expo 2026 Siap Digelar, Hadirkan Lebih dari 100 Peluang Bisnis dari Berbagai Industri
-
Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Wajah Resmi Berlaku, Wamen Komdigi Apresiasi Kesiapan Indosat
-
Di Balik Pintu Ruang Dosen: Ketika Administrasi Mengalahkan Pendidikan