Bisnis / Keuangan
Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:38 WIB
Pesawat milik maskapai VietJet Air. (Instagram/@vietjet)
Baca 10 detik
  • Vietjet luncurkan Vietnam Halal Connect bidik wisatawan Muslim Indonesia.
  • Vietnam siapkan ekosistem wisata Halal lewat kolaborasi lintas sektor.
  • Vietjet perkuat rute Jakarta-Bali untuk dorong kunjungan ke Vietnam.

Suara.com - Vietjet memperkuat strategi ekspansi pasar wisata Muslim dengan memperkenalkan Vietnam Halal Connect, sebuah inisiatif yang diusulkan untuk mempererat kolaborasi antara maskapai penerbangan, bandara, pelaku industri pariwisata, lembaga sertifikasi Halal, hingga mitra teknologi. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik Vietnam sebagai destinasi wisata ramah Muslim, termasuk bagi wisatawan asal Indonesia.

Inisiatif tersebut diperkenalkan dalam Vietnam Halal Tourism Conference 2026, yang mempertemukan perwakilan pemerintah, organisasi internasional, serta pelaku industri untuk membahas peluang pengembangan sektor wisata Halal melalui sinergi lintas sektor.

Bagi Indonesia, inisiatif ini dinilai memiliki arti strategis. Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia sekaligus salah satu pasar wisata utama Vietnam, Indonesia menjadi target penting dalam upaya meningkatkan kunjungan wisatawan ke Negeri Naga Biru.

Vietjet menyatakan, Vietnam Halal Connect dirancang untuk menghubungkan seluruh pemangku kepentingan di sepanjang rantai perjalanan sehingga mampu menciptakan pengalaman wisata yang lebih nyaman bagi wisatawan Muslim. Program ini mencakup pengembangan pilihan makanan Halal, solusi perjalanan digital, hingga kemitraan dengan pelaku industri pariwisata yang mendukung penerapan standar Halal yang diakui secara internasional.

Strategi tersebut juga sejalan dengan ekspansi jaringan penerbangan Vietjet yang kini mengoperasikan lebih dari 135 rute domestik dan internasional. Maskapai ini menghubungkan Vietnam dengan berbagai negara di Asia Tenggara, Asia Selatan, Asia Tengah, serta pasar-pasar dengan pertumbuhan wisatawan Muslim yang tinggi, termasuk melalui penerbangan langsung dari Jakarta dan Bali.

Commercial Director Vietjet, Ha Nang Viet, mengatakan konektivitas yang semakin luas harus diimbangi dengan layanan yang mampu menjawab kebutuhan wisatawan Muslim yang terus berkembang.

"Kami melihat peluang besar untuk memperkuat daya tarik Vietnam di kalangan wisatawan Muslim melalui konektivitas yang lebih baik dan layanan yang merespons kebutuhan perjalanan mereka yang terus berkembang. Melalui Vietnam Halal Connect, kami berharap dapat mendorong kerja sama yang lebih erat di seluruh rantai nilai perjalanan sehingga wisatawan Muslim dapat menjelajahi Vietnam dengan lebih percaya diri dan nyaman," ujarnya.

Dalam konferensi tersebut, pemerintah Vietnam juga menegaskan negara tersebut berada pada posisi strategis untuk menarik lebih banyak wisatawan Muslim. Selain letaknya yang berada di persimpangan Asia Tenggara, Asia Timur Laut, dan Timur Tengah, Vietnam dinilai memiliki destinasi wisata yang beragam serta iklim pembangunan yang stabil.

Data yang dipaparkan dalam forum itu menunjukkan Vietnam menerima lebih dari 21 juta wisatawan mancanegara sepanjang 2025. Dari jumlah tersebut, sekitar 600.000 merupakan wisatawan Muslim, angka yang diperkirakan terus meningkat seiring berkembangnya ekosistem wisata Halal di negara tersebut.

Baca Juga: Prambanan Dipugar Bersama India, InJourney Bidik Lonjakan Wisatawan dan Dampak Ekonomi

Load More