Bambang memperkirakan manajemen Persija mungkin kaget ketika menghadapinya. Anak yang baru berusia sekitar 19 tahun, sudah minta garansi 50 persen dimainkan dari semua pertandingan.
"Faktanya gua main 100 persen dan gua top skor liga. Gua bukan bermaksud sombong," kata Bambang.
"Tapi pembuktian lah ya. Sombong karena karya. Ahmad Dhani mode," celetuk Mamat kocak.
Bambang menyatakan, permintaan adanya garansi 50 persen main dari semua pertandingan itu realistis. Sebab, pemain muda sangat membutuhkan jam terbang, bukan sekadar penghangat bangku cadangan.
"Itu realistis dong. Karena sebagai pemain muda yang perlu, yang paling lu butuhin itu jam terbang. Jangan cuman tampil atau pengen tampil di tim besar tapi lu enggak pernah main, lu enggak improve," jelasnya.
Tahun pertamanya bersama Persja menjadikan Bambang sebagai rising star. Padahal, pada waktu itu ada banyak striker senior yang hebat. Seperti Rocky Putiray hingga Widodo C. Putro, yang jarak usianya dengan Bambang Pamungkas sekitar 10 tahun.
Musim pertamanya belum bisa mengantarkan Persija jadi juara. Sebab Persija kalah dari PSM Makassar di semifinal dengan skor 1-0. Namun capaian individualnya adalah jadi top skor dengan 24 gol. Juara Liga 1999/2000 adalah PSM Makassar. Gelandang PSM Makassar Bima Sakti jadi pemain terbaik.
Penampilan gemilang di Persija membuat klub Liga Belanda, EHC Norad kepincut dan meminjamnya selama kurang lebih 4 bulan dari Agustus-Desember 2000.
Dia kembali ke Persija menjelang awal musim 2001. Pada musim ini Bambang turut membawa Persija jadi juara dalam laga final melawan PSM Makassar dengan skor 3-2. Bambang mencetak dua gol pada laga itu.
Baca Juga: Akhirnya, Agen Pratama Arhan Buka Suara soal Kabar Eks Wonderkid PSIS Semarang ke Suwon FC
Meski gagal meraih topskor liga, Bambang menggondol sebagai pemain terbaik. Topskor adalah Sadissou Bako dari Barito Putera, sedangkan Bambang hanya mencetak 15 gol. (*)
Berita Terkait
-
Heboh, Pratama Arhan dan Klub Liga 1 Korea Sudah Saling Follow, Netizen: Saya Ultras Suwon FC Sejak Lahir
-
Direkrut Klub Liga 1 Korea, Media Korsel Sebut Kehebatan Pratama Arhan, Disamakan Bintang Liga Inggris
-
Salip Asnawi Mangkualam, Media Korsel Sebut Bek Timnas Pratama Arhan Direkrut Klub Liga 1 Korea Suwon FC
-
Timnas U17 Asuhan Bima Sakti Mulai Latihan di Klub Tempat Bambang Pamungkas Muda Berlatih di Jerman
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil