News / Internasional
Rabu, 13 Mei 2026 | 12:46 WIB
Ilustrasi Kapal Pesiar Disney. (dok. Disney Adventure)
Baca 10 detik
  • Otoritas Amerika Serikat menangkap 27 kru kapal pesiar di San Diego pada April 2026 terkait kasus distribusi konten pelecehan anak.
  • Pelaku yang ditangkap terdiri dari warga negara Filipina, Portugal, dan satu orang asal Indonesia yang bekerja di kapal pesiar.
  • Perusahaan pelayaran langsung memecat kru yang terlibat dan pihak berwenang memproses deportasi serta pencabutan visa terhadap seluruh pelaku tersebut.

Suara.com - Penumpang kapal pesiar Disney Magic dibuat heboh usai puluhan kru kapal digiring petugas dengan tangan terborgol.

Otoritas Amerika Serikat (AS) mengonfirmasi penangkapan besar-besaran terkait kasus konten pelecehan seksual anak atau Child Sexual Exploitation Material (CSEM).

Menurut Fox News (7/5/2026), Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP) melakukan operasi penggeledahan di Pelabuhan San Diego antara tanggal 23 hingga 27 April lalu.

Dalam operasi ini, petugas naik ke atas delapan kapal pesiar yang sedang bersandar, termasuk salah satunya adalah kapal pesiar ternama, Disney Magic.

Hasilnya cukup mengejutkan, sebanyak 28 kru kapal diamankan untuk diinterogasi karena diduga kuat terlibat dalam jaringan gelap distribusi konten ilegal tersebut.

Berdasarkan hasil investigasi mendalam, dari total 28 orang yang diamankan, 27 di antaranya terbukti terlibat aktif.

Kapal Pesiar Disney (disneyparksblog)

Mereka diketahui melakukan berbagai tindakan melanggar hukum, mulai dari menerima, memiliki, mentransportasikan, mendistribusikan, hingga menonton materi pelecehan anak.

Fakta yang cukup mengejutkan bagi publik tanah air adalah salah satu kru yang ditangkap tersebut dikonfirmasi berkewarganegaraan Indonesia alias WNI.

Sementara itu, mayoritas kru lainnya berasal dari Filipina sebanyak 26 orang, dan satu orang lainnya merupakan warga negara Portugal.

Baca Juga: Rupiah Melemah Terus: Petaka Bagi WNI, Karpet Merah untuk WNA

Momen penangkapan ini berlangsung cukup dramatis dan disaksikan langsung oleh para tamu yang ada di lokasi.

Penumpang lainnya dibuat kaget

Dikutip dari New York Post, salah satu penumpang, Dharmi Mehta, bahkan sempat merekam kejadian tersebut dan membagikannya kepada media lokal.

Ia merasa sangat terganggu karena salah satu kru yang ditahan ternyata adalah pelayan yang melayani dirinya selama perjalanan lima hari tersebut.

Para kru tersebut dibawa keluar kapal masih dengan mengenakan seragam kerja lengkap, mulai dari setelan blazer dan dasi hingga seragam koki lengkap dengan papan nama yang masih menempel di dada.

Klarifikasi Disney

Load More