Suara.com - Cina menyatakan 12 produsen komponen mobil asal Jepang bersalah dalam kasus manipulasi harga dan menjatuhkan denda hingga 1,24 miliar yuan atau sekitar Rp2,37 triliun.
Delapan produsen komponen otomotif dan empat pabrikan bearing dinyatakan terbukti melakukan praktik kolusi dengan Sumitomo Electric Industries Ltd dan Yazaki Corp, demikian dikatakan Komite Pembangunan dan Reformasi Nasional, lembaga perencana pembangunan Cina dalam websitenya.
Penyelidikan dan denda itu merupakan bagian dari upaya Cina untuk menyelidiki praktik manipulasi dan monopoli dalam industri otomotif di salah satu pasar mobil terbesar di dunia itu.
Denso Corp, Aisan Industry, dan NSK adalah tiga dari 12 perusahaan Jepang yang dinyatakan bersalah dalam kasus itu. Sisanya adalah Hitachi Automotive Systems Ltd, Mitsubishi Electric Corp, Mitsuba Corp, Furukawa Electric Co, Nachi-Fujikoshi Corp, Jtekt Corp, dan NTN Corp.
Meski demikian ada dua perusahaan Jepang yang lolos dari hukuman karena mengambil inisiatif melaporkan adanya praktik monopoli dan menyediakan bukti-bukti bagi pihak berwenang.
Produk dari perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam praktik manipulasi harga itu digunakan oleh hampir semua mobil-mobil Jepang seperti Toyota, Honda, Nissan, dan Suzuki. (Automotive News)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
Terkini
-
Harga Beda tapi Mesin Mirip, Mending Honda Vario Evo 160 atau ADV160?
-
Dobrak Tradisi Moge Hitam, Honda Rebel 1100 Tampil Premium dengan Fitur Sekelas Gadget Canggih
-
Toyota Ungkap Alasan Belum Tertarik Rilis Hilux PHEV Meski Pesaing Mulai Bermunculan
-
7 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan saat Test Drive Mobil Baru
-
Penjualan EV China Menurun, Apa Sebab?
-
Pesona Motor Cruiser Seganteng Honda Rebel, Penantang Yamaha XSR 155 dan Kawasaki W175
-
4 Sepeda Listrik Desain Stylish Budget Rp5 Jutaan, Bebas Antar Jemput Anak Sekolah Tanpa BBM!
-
Xiaomi Ekspansi Bikin Mobil Jenis Baru, Usung Nama "Pengembara Langit"
-
9 Mobil Keluarga di Bawah Rp100 Juta yang Irit dan Murah Perawatan
-
Adu Kreatif Honda Modif Contest 2026 Sambangi Sembilan Kota Besar di Indonesia