Suara.com - Buat penggemar Bajaj mungkin ada yang kecewa. Pasalnya, Bajaj Discover 150F dikabarkan akan dihentikan produksinya. Keputusan tersebut diambil pasca laporan penjualan yang mengecewakan, untuk model satu ini.
Bajaj hanya berhasil menjual 13 unit untuk model 150F di bulan lalu. Jumlah ini sangat berbeda drastis dengan 150cc V15 lain yang berhasil menjual sebanyak 16.530 unit.
Salah satu alasan kinerja 150F suram karena dikaitkan dengan kanibalisme dalam merek. Terlepas dari pilihan 150F, Bajaj memiliki empat sepeda motor 150cc lain dalam portofolionya, yakni Pulsar 150 DTS-i, Avenger 150 Street dan Pulsar AS150.
Setiap sepeda motor ini memiliki daya tarik yang unik dan niche dalam merek. Sayang, 150F tidak memiliki semua itu. Model 150F itu ditargetkan pada pelanggan mencari sepeda motor dengan gaya. Tampaknya, semua itu gagal menarik minat massa untuk membelinya.
Bahkan, ketika pelanggan mengunjungi diler, para tenaga penjual justru merekomendasikan sepeda motor lain yang dianggap lebih menguntungkan bagi mereka. Kondisi tersebut yang kemudian membuat model 150F akhirnya tercatat dengan penjualan yang kurang baik.
Sementara Bajaj menyatakan, bahwa 150F belum dihentikan dan masih bisa ditemukan di showroom buat mereka yang mencarinya. Perusahaan mengklaim, beberapa diler Bajaj sudah kehabisan stok untuk model 150F.
Habisnya stok tersebut, mendorong pelanggan membeli V15 yang baru diluncurkan atau dibanderol dengan harga lebih tinggi dai Avenger 150 Street. Di sisi lain, pilihan untuk 125cc pun semakin kecil dan membuat penjualan V15 terus meningkat bahkan tercatat berhasil menjual 12.000 unit setiap bulan. (Bikewale)
Berita Terkait
-
Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga
-
Avenger 220 Motor Cruiser Bertampang ala Harley-Davidson, Harga Mirip Scoopy dan Fazzio
-
Sopir Bajaj Tanah Abang Dipalak, DPRD DKI Dorong Sistem Parkir Cashless
-
Sopir Bajaj di Tanah Abang Diperas Preman Rp100 Ribu per Hari, Kaca Dipecah Jika Tak Bayar
-
Satpol PP Gandeng TNI-Polri Sikat Preman Tanah Abang, Pangkalan Bajaj Liar Ikut Ditertibkan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
70mai Gebrak Pasar Dashcam Indonesia Lewat Produk Berteknologi True 4K dan Koneksi 4G
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV