Suara.com - Honda telah menawarkan All-New CR-V dengan varian mesin baru 1.5 l turbocharged di pasar global dan kini agen pemegang mereknya di Indonesia, Honda Prospect Motor (HPM) membuka kemungkinan untuk membawa mesin teranyar ini ke Tanah Air.
Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT. HPM, Jonfis Fandy, seperti diberitakan Suara.com sebelumnya, telah mengonfirmasi All-New CR-V akan datang ke pasar otomotif Nusantara pada 2017.
Waktu peluncurannya sendiri masih dibicarakan di internal Honda, sementara beberapa spesifikasi yang sudah ditentukan masih dirahasiakan.
Jonfis, di sisi lain, mengakui mesin 1.5 l turbocharged bisa jadi opsi selain mesin 2.4 l yang telah ada sebelumnya.
"Dua tipe mesin itu memungkinkan (untuk dipasarkan di Indonesia). Tergantung survei konsumen nanti, cukup diapresiasi atau tidak," ungkap Jonfis pada Kamis (24/11/2016) di Karawang, Jawa Barat.
"Yang pasti, mesin turbo salah satu teknologi menarik karena hemat bahan bakar dan (menghasilkan) tenaga besar. Sangat cocok untuk kondisi Indonesia yang butuh kendaraan yang bisa melalap kontur jalan rusak tapi irit (bahan bakar). Apalagi, setelah teknologi ini diperkenalkan di Civic Turbo, responsnya cukup positif," papar dia.
CR-V merupakan sport utility vehicle di kelas medium up yang saat ini, menurut laman daring resmi Honda Indonesia, dibanderol mulai dari Rp402,5 juta hingga Rp494,5 juta.
Adapun All-New CR-V yang diperkenalkan beberapa waktu lalu di Amerika Serikat (AS) merupakan generasi kelima. Peluncuran resmi plus distribusi untuk pasar AS sendiri bakal dilakukan pada awal tahun depan.
All-New CR-V mempunyai platform baru, juga varian mesin 1.5 l empat silinder segaris turbocharged bertenaga 190bhp untuk menemani mesin 2.4 l direct-injection iVTEC berdaya 184bhp. Adapun transmisi keduanya sama-sama memakai girboks otomatis Continuously Variable Timing (CVT).
Sumbu roda All-New CR-V dibuat lebih panjang dan lebih lebar, dengan teknologi LED di semua lampunya. Moncong depannya lebih panjang, dengan desain pilar A yang disempurnakan demi memperbaiki visibilitas.
Berita Terkait
-
Harga Mobil Honda Terbaru Februari 2026: Harga BR-V Termurah Berapaan?
-
5 Mobil Honda Bekas dengan Pajak Tinggi, Bukan untuk Kaum Mendang-mending
-
6 Pilihan Honda CR-V Kura-kura: SUV Mewah Cuma 80 Jutaan, Awas Penyakit "Getar" Sebelum Beli
-
5 Mobil Honda Bekas Terbaik untuk Mudik Lebaran 2026, Anti Loyo dan Irit Bahan Bakar
-
Honda Brio Satya S Baru Dibekali CVT, Lebih Murah dari BYD Atto 1
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif