Suara.com - Pabrikan otomotif asal Inggris, Morgan Motor, mengikuti tren dunia dengan membuat mobil listrik. Mobil listrik perdana mereka itu diproduksi terbatas serta memiliki tampilan eksentrik dengan desain klasik plus beroda tiga.
Mobil listrik Morgan Motor tersebut, seperti diberitakan CNN Money pada Senin (28/11/2016), diberi nama UK1909 dan hanya ada 19 unit di seluruh dunia. Adapun harganya senilai 52.500 Pound Sterling atau sekitar Rp881,75 juta.
Model untuk anak-anak juga ada dan dibanderol 7.300 Pound Sterling atau Rp122,60 juta.
Korporasi yang bermarkas di Malvern, Inggris ini bekerja sama dengan sebuah department store lokal, Selfridges, untuk menjual UK1909. Peluncuran kendaraan ini sendiri telah dilakukan beberapa waktu lalu, pada bulan ini, di Selfridges.
Adapun tujuan Morgan Motors membuat UK1909 bertampang seperti kendaraan zaman dulu adalah untuk mengenang model pertama yang mereka ciptakan 107 tahun lalu. Mereka mengatakan konsep UK1909 adalah "kesenangan" dan "kehebohan".
Mobil tanpa atap ini, menurut CNN Money yang berkesempatan mencobanya, memiliki suara dapur pacu yang relatif berisik untuk sebuah kendaraan listrik. Saat pedal gas ditekan, terdapat pula gerungan yang menyenangkan dan mengingatkan pada mobil bermesin konvensional.
Meski begitu, UK1909 bukanlah tipikal mobil listrik beperforma ganas. Tenaganya cuma 70hp, dengan jarak tempuh hanya 150 mil (241,4 km) jika baterai terisi penuh.
Pabrikan yang hanya membuat 850 mobil per tahun secara hand-built tersebut menegaskan bahwa mobil listrik ada masa depan mereka. Mereka mengungkapkan sudah berinvestasi 6 juta Pound Sterling (Rp100,77 miliar) untuk mengembangkan mobil-mobil listrik lain di masa depan.
Model mobil listrik kedua Morgan Motor kelak bakal menggunakan rangka yang sama dengan UK1909, dengan trim serta warna berbeda. Mobil itu akan dinamakan EV3 dan hanya akan dibuat 50 unit.
Belum dijelaskan kapan EV3 dijadwalkan meluncur. "Kami belum merasa perlu menjual UK1909 dan EV3 dalam jumlah banyak. Tetapi, dengan melakukan kampanye ini, kami mengeksplor apa pentingnya bagi kami memproduksi mobil listrik," ucap Head of Design Morgan Motor Jonathan Wells.
"Mengumpulkan momentum sambil mencari tahu (teknologi mobil listrik) lebih banyak adalah cara yang baik bagi kami," katanya lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat
-
Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125