Suara.com - Datsun, merek pertama yang yang menghadirkan mobil tujuh penumpang di segmen low cost green car (LCGC), ingin terus menjadi perintis di pasar otomotif nasional.
Pada 2014, Datsun meluncurkan Go+ Panca, multi purpose vehicle (MPV) pertama di segmen LCGC. Dua tahun kemudian, Toyota dan Daihatsu mengikuti jejak Datsun dengan merilis Calya dan Sigra.
Datsun pekan lalu mengakui bahwa kehadiran pesaing dari dua jawara Astra itu telah menggerus pasarnya di Tanah Air hingga 40 persen. Meski demikian, tekanan itu tak membuat merek yang berada di bawah Nissan itu kehilangan semangat untuk menjadi perintis di industri otomotif nasional.
"Kami telah menjadi pionir untuk kendaraan MPV di segmen LCGC," kata Head of Datsun Indonesia Indriani Hadiwidjaja di sela-sela acara 'Datsun Xplore Your Style 2016', 16-18 Desember di Jakarta.
"Yang pasti, Datsun sendiri memiliki semangat untuk tetap menjadi pionir," lanjut dia.
Indri kemudian mengungkapkan bahwa Datsun tidak membatasi diri hanya bermain di segmen LCGC, segmen mobil murah berkapasitas mesin sekitar 1.0 l yang mendapat insentif pajak dari pemerintah.
"Tidak menutup kemungkinan kami akan menjadi pionir di segmen baru, apakah itu low sport utility vehicle, crossover, atau sedan," kata Indri.
Datsun, pada tahun depan, telah memastikan bakal menerjunkan versi produksi dari konsep SUV Go-cross. Meski begitu, Indri tidak menjamin kendaraan tersebut juga akan berada di segmen LCGC seperti Go+ Panca dan Go Panca.
Berita Terkait
-
Harga Mobil Daihatsu April 2026 Semua Tipe, dari Entry Level hingga SUV
-
Ongkos Operasional Mobil Keluarga Murah 1000cc: Mana yang Lebih Merakyat, Xenia atau Sigra?
-
Daftar Harga Mobil LCGC di bawah Rp 200 Juta per Maret 2026, Siap Dibawa Mudik Lebaran
-
Toyota Calya 1 Liter Berapa KM? Ini Konsumsi BBM, Harga Baru vs Bekas Bak Langit dan Bumi
-
Hasil Tes Urine Sopir Calya Ugal-ugalan Bersih Zat Adiktif, Tapi Ditemukan Benda Ini di Mobil
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Solar Makin Mahal, Ini 8 Tips Hemat BBM Mobil Diesel agar Kantong Tetap Aman
-
Apakah Garansi Mobil Bekas Hangus Jika Unit Dijual Alias Pindah Tangan?
-
7 Penyebab Oli Mesin Motor Cepat Habis dan Cara Mengatasinya
-
Bosan Suspensi Keras? Coba LMPV Elegan Bekas Ini, Garansi Nyaman Keluarga Tenang
-
Semudah Merawat Avanza, Toyota Etios Valco sama Daihatsu Sirion Mending Mana?
-
Terpopuler: Alternatif Pajero Sport yang Kebal Biosolar, Motor Cakep Yamaha Penantang Scoopy
-
Serbuan Merek China Sukses Buat Penjualan Mobil Listrik Indomobil Lampaui Target 50 Persen
-
Kurangi Subsidi BBM Alasan Menkeu Purbaya Sepakat Berikan Insentif Kendaraan Listrik Mulai Juni
-
Motor Yamaha Satu Ini Bikin Scoopy Bisa Terpukul Mundur, Segini Harganya
-
Reinkarnasi Freelander Melalui Tangan Dingin Chery Siap Goyang Dominasi SUV Premium Global