Suara.com - Toyota memperkenalkan Kijang Innova Venturer di bulan pertama 2017. Varian termewah Kijang Innova ini terdiri dari empat tipe dengan rentang harga Rp386-495 juta.
"Venturer berasal dari kata Adventurer. Inilah flagship model Kijang Innova yang menjadi varian tertinggi," kata Vice President Director PT. Toyota Astra Motor (TAM) Henry Tanoto dalam konferensi pers awal tahun, Senin (16/1/2017) di Jakarta.
Product General Manager TAM Sri Agung Handayani menjelaskan Kijang Innove Venturer terdiri dari empat tipe yakni Venturer mesin bensin bertransmisi manual dan otomatis serta Venturer mesin diesel dengan pilihan dua transmisi tersebut.
"Venturer mesin bensin bertransmisi manual harganya Rp386,3 juta dan yang transmisi otomatis Rp406,6 juta. Untuk Venturer mesin diesel bertransmisi manual Rp424,2 juta dan transmisi otomatisnya Rp495,6 juta," papar Sri.
Kijang Innova Venturer sendiri diberikan diferensiasi di sisi eksterior serta interior.
"Total, ada 15 perubahan baru," tutur Executive General Manager TAM Fransiskus Soerjopranoto.
Di sisi tampilan, terdapat LED Project with Smoke Design Headlamp, Black Paint with Dark Chrome Front Grille, Front Frille Boomerang Ornament, Dark Chrome Foglamp Cover, Front Bumper with Spoiler and Chrome Ornament. Selain itu, ada pula Over Fender plus Side Skirt baru, Rear Bumper with Spoiler and Chrome Ornament, Back-Door Black Paint Garnish, Black-Paint Alloy Wheel 17 inchi.
Pembaruan di sektor interior di antaranya jok kursi berbalut kulit warna hitam, Advance Entertainment System 8 inchi.
Dapur pacunya sendiri masih mengandalkan dua jenis mesin yang sama. Mesin bensinnya berkapasitas 2,0 liter dengan gelontoran tenaga puncak 139ps dan torsi 18.7 Kgm. Sementara itu, mesin dieselnya berkapasitas 2,4 liter berdaya 149ps serta torsi 36.7 Kgm (transmisi manual) atau 34.9 Kgm (otomatis).
Fitur-fitur keamanan standar di keempat tipe Kijang Innova Venturer antara lain adalah Alarm+Immobilizer, SRS Airbag, ABS and EBD, Door Ajar Warning, Light and Key Remind Warning, Key Remind Warning, Seat Belt Warning, Back Sonar, ISOFIX.
Tag
Berita Terkait
-
Cuma Segelintir, Ini Deretan Mobil Listrik dengan Baterai Nikel di Indonesia
-
Ekspor Timur Tengah Terdampak, Toyota Bikin 3 Pabrik di India
-
Harga BBM Diesel Mencekik, Toyota Siapkan Senjata Rahasia untuk Fortuner?
-
Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai
-
Hanya Lima Pabrikan Mobil China yang Diprediksi Bakal Bisa Bertahan di Pasar Global
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat