Suara.com - Indonesia menjadi satu-satunya basis produksi Yamaha Xmax 300 cc di seluruh dunia. Xmax 300 cc rakitan Indonesia akan diekspor ke seluruh penjuru dunia, dimulai dari Eropa pada tahun ini.
Executive Vice President PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Dyonisius Beti menjelaskan, mereka sebenarnya telah memulai ekspor sejak 1997. Akan tetapi, baru pada 2014 YIMM menjadi basis ekspor bagi produk-produk global.
"Pada 1997 kami mulai mengekspor produk-produk umum yaitu produk yang juga diproduksi di negara lain seperti Thailand. Tapi, baru pada Oktober 2014 kami mulai mengekspor produk global yang cuma diproduksi di satu negara," kata Dyonisius dalam seremoni dimulainya ekspor Xmax 300 cc, Selasa (18/4/2017) di Pulogadung, Jakarta.
Seremoni dimulainya ekspor Xmax 300 cc sendiri turut dihadiri antara lain oleh Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian I Gusti Putu Suryawirawan.
Lebih lanjut, Beti menjelaskan, dengan tambahan Xmax, Yamaha saat ini mengekspor empat produk global yaitu R25, R3, Nmax, dan Xmax 300 cc.
Adapun target ekspor Xmax 300 cc ialah 24.000 unit sampai akhir tahun ini ke seputar negara-negara di Benua Biru.
"Ekspornya akan ke Italia, Inggris, Prancis. Dari situ, kan, bisa disalurkan lagi ke berbagai negara di Eropa," ucap Beti.
Di masa mendatang, lanjut dia, ekspor Xmax 300 cc akan diekspansi ke seputar Asia.
"Untuk di Asia akan ke Taiwan, Cina, Jepang, Australia, Turki, maupun negara-negara Asia lain," papar Beti tanpa menerangkan kapan ekspansi tersebut akan dilakukan.
Baca Juga: Orang Dekat Novanto Diganti dari Jabatan Ketua Fraksi Golkar DPR
Tipe motor yang diekspor sendiri berbeda dengan yang akan diluncurkan di Indonesia pada semester kedua nanti. Pasalnya, Xmax untuk ekspor berkapasitas mesin 300 cc, sedangkan Xmax untuk Indonesia berkapasitas mesin 250 cc.
General Manager After Sales and Public Relations YIMM M. Abidin menerangkan, Xmax 300 cc mengusung mesin SOHC, 4-stroke, 4-valve dan berpendingin cairan. Mesin ini berbobot ringan tapi bertorsi besar berkat teknologi one forged crank shaft, forged piston serta diasil cylinder.
Fitur-fiturnya antara lain teknologi LED di semua lampu, traction control system, anti-lock braking system, keyless with smart key system, electric power socket, bagasi 45 liter, adjustable wind screen, adjustable handle bar dan dual foot position.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Percepat Pemulihan Ekosistem Pesisir
-
Jangan Main Hakim Sendiri, Yusril Ingatkan Bahaya di Balik Sayembara Begal Dedi Mulyadi
-
Popok Sekali Pakai Jadi Sumber Sampah Besar, Peneliti Tawarkan Tiga Cara Menguranginya
-
BRI Peduli Ajak Kelompok Tani di Jawa Barat Tanam 24.000 Mangrove
-
Tanam 24.000 Mangrove, BRI Peduli Perkuat Pemulihan Ekosistem Pesisir
-
Pecah Kericuhan di Menteng, Polisi Bantah Ada Rumah Ibadah Dirusak
-
BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove
-
MAKI Desak Kejagung Segera Geledah Rumah Pribadi Febrie Adriansyah di Kebayoran, Ada Apa?
-
BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat