Suara.com - Volkswagen (VW) memulai perang urat saraf dengan Tesla, sebelum mobil listrik perdana pabrikan asal Jerman ini meluncur pada 2019. Chief Executive Officer VW Herbert Diess mengatakan, mereka bisa melakukan apapun yang Tesla lakukan dengan lebih baik.
VW Group, pascaskandal pemalsuan data emisi gas buang mesin diesel yang terungkap pada 2015, memang merombak strategi perencanaan produk mereka. VW Group sejak itu mulai sangat serius mengembangkan mobil listrik.
Pada 2025, mereka berencana meluncurkan 30 mobil listrik ke pasar global, melalui berbagai merek kendaraan di grup ini seperti VW dan Audi. Mobil listrik pertama mereka akan muncul dua tahun dari sekarang.
Optimisme untuk menyalip Tesla sebagai pemimpin pasar mobil listrik pun muncul, terutama mereka yang berada di bawah merek VW. "Apapun yang Tesla telah dan akan lakukan, kami bakal melebihinya," kata Diess dalam sebuah konferensi pers di Jerman, seperti diwartakan Green Car Reports pada awal pekan ini.
"Kami sangat percaya diri di pasar baru ini. Kami akan menjadi pemimpin pasar," lanjut dia.
Menurutnya, hal itu bisa dilakukan dengan platform yang diciptakan VW khusus bagi mobil listrik mereka. Platform bernama 'MEB' itu dapat digunakan di berbagai model dan ini sesuatu yang menurut Diess tak dimiliki Tesla.
"Itu (menjadi pemimpin pasar mobil listrik) adalah ambisi kami dengan bekal platform baru. Misi kami adalah menghentikan kedigdayaan mereka. Misi kami adalah membuat mereka menyerahkan takhta mereka," ucap Diess.
Khusus untuk merek VW, manajemen menargetkan penjualan sejuta unit mobil listrik pada 2025. Adapun Tesla, di sisi lain, menargetkan penjualan sejuta unit pada 2020 meski banyak yang menyangsikannya karena kemampuan produksi plus ditribusi Tesla yang lambat. Tahun ini, Tesla menargetkan penjualan 200 ribu unit secara global.
VW sendiri sudah memperlihatkan berbagai mobil listrik konsep, salah satunya VW ID Crozz Concept.
Baca Juga: VW Batal Susul Ford dan GM Bikin Transmisi 10 Percepatan
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Kia Seltos akan Lahir Kembali? Begini Spesifikasi Calon Penantang HR-V Terbaru
-
5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin
-
Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026
-
Bedah Data: Mobil Terlaris Hyundai Tipe Apa? Ini yang Jadi Tulang Punggungnya
-
Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro
-
Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba
-
Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik
-
Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan
-
Penjualan Daihatsu Melonjak 27 Persen pada Juni 2026 Gran Max Jadi Penopang Utama
-
IPONE Perkuat Skena Kustom Culture Indonesia Melalui Ajang Iron Pipe 2026 di Bandung