Suara.com - Sebagian orang lebih memilih meninggalkan mobil mereka di rumah dan pergi mudik dengan transportasi umum seperti pesawat, bus, atau kereta api. Tapi, apakah mereka sudah tahu bahwa mobil yang ditinggal mudik perlu mendapat beberapa perlakuan khusus?
Mobil yang Anda taruh di garasi rumah saat pergi mudik bisa diam di tempat selama seminggu hingga dua minggu. Head of Field PC Quality Support Section PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia Irwansyah Siregar mengingatkan, tekanan angin pada keempat ban mobil sebaiknya diperbesar.
"Kalau tekanan angin standarnya 30psi, naikkan sekitar 36-40psi. Ini untuk meminimalisir 'flat spot' karena mobil diam dalam waktu lama. Nanti kalau sudah (pulang mudik) dikempeskan lagi," kata Irwansyah ketika dihubungi Suara.com, beberapa waktu lalu.
Sekadar mengonfirmasikan, flat spot adalah istilah untuk menyebut ban yang tidak rata atau menjadi datar di satu titik tertentu. Flat spot terjadi karena ban bertumpu pada satu area tertentu saja secara terus-menerus dalam waktu lama.
Lebih lanjut, tindakan kedua pada mobil yang ditinggal mudik, menurut Irwansyah, ialah mencopot kabel terminal aki. Langkah ini makin menjadi suatu keharusan untuk mobil-mobil terkini yang serba terkomputerisasi.
Pasalnya, mobil-mobil tersebut, meski dalam keadaan mati total, tetap perlu mengeluarkan arus listrik untuk menyuplai sektor-sektor seperti memori komputer, memori jam, dan sebagainya. Arus listrik yang keluar. Sekurang-kurangnya ialah 0,01 ampere per hari.
"Semakin canggih mobilnya, semakin banyak konsumsi listriknya. Supaya enggak cepat soak, sebaiknya copot saja terminal akinya," ucap Irwansyah lagi.
Satu hal terakhir ialah memastikan lampu kabin tidak ada yang menyala. Sebabnya adalah lampu kabin mengonsumsi listrik dalam jumlah lumayan besar.
"Memang mobil-mobil generasi sekarang ada fitur Auto Cut-off. Jadi, lampu kabin dalam 30 detik ke depan dimatikan secara otomatis. Tapi, kan, itu tergantung jenis mobilnya," tutup dia.
Berita Terkait
-
Jelang Idul Adha, Stasiun Pasar Senen Dipadati Penumpang Kereta Jarak Jauh
-
Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara
-
Cerita dari Dapur Kayu Bakar: Tradisi Memotong Ayam dan Doa Opung untuk Cucu Merantau
-
Klaim Pemerintah Strategi One Way Berhasil Tekan Kepadatan Kendaran saat Mudik
-
Pemudik Naik Kendaraan Pribadi Berkurang, Kecelakaan Mudik 2026 Turun 6,3 Persen
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Diler LEPAS Pertama di Luar Jakarta Resmi Buka di Yogyakarta: Bawa SUV Pintar, Bisa Parkir Sendiri
-
Strategi Motul Kuasai Pasar Oli di Tengah Maraknya Belanja Online
-
6 Mobil Listrik Termurah Pertengahan 2026: Mana yang Paling Layak Dibeli? Ini Kata Pengamat
-
Terpopuler: Recall Toyota 270 Ribu Mesin, Motor Listrik Yadea Bandung-Bogor
-
Memori Manis Setiap Kilometer Bersama Motor Honda
-
Reputasi 'Bandel' di Toyota Jadi Rusak Gara-Gara Mobil Satu Ini, 270 Ribu Mesin Kena Recall
-
Pilihan Mobil PHEV dengan Jarak Tempuh Lebih dari 1.000 KM
-
Motul Hadirkan Standar Baru Pelumas Motor 2 Tak Minim Asap
-
Nabrak pas Naik BYD? Perusahaan Siap Tanggung Kerugian, tapi Begini Syaratnya
-
Motor Listrik Yadea Tempuh Ratusan Kilometer Dalam Sekali Cas dengan Rute Bandung - Bogor