Suara.com - Pemerintah Jerman dikabarkan meminta pabrikan otomotif menarik dan memperbaiki (recall) mobil-mobil bermesin diesel di negara tersebut.
Hal ini untuk memperketat keluaran emisi gas buang dari kendaraan-kendaraan tersebut. Tak main-main, jumlah mobil diesel yang ingin ditarik berjumlah hingga belasan juta unit.
Seorang sumber dekat pemerintah Jerman, seperti diberitakan Carscoops pada akhir pekan lalu, membeberkan bahwa Kementerian Transportasi Jerman ingin menarik sekitar 12 juta unit kendaraan diesel.
Saat ini, pemerintah Jerman sedang dalam pembicaraan dengan pabrikan-pabrikan roda empat di negara mereka.
Tidak dijelaskan, mobil diesel model apa yang menjadi target. Meski begitu, diketahui bahwa mobil-mobil diesel yang diincar adalah yang memenuhi standar emisi dari EURO 4 hingga EURO 6.
Pemerintah ingin agar sekitar 12 juta unit mobil diesel tersebut dilengkapi dengan peranti lunak manajemen mesin edisi terbaru, agar emisi gas buang yang keluar dari pembakaran mesin lebih sedikit.
Langkah ini ialah bagian dari rencana memotong 25 persen produksi gas buang nitrogen oksida dari kendaraan.
Detail program penarikan masih belum bisa terkuak. Tapi konon, menurut sang sumber, pemerintah Jerman ingin agar pabrikan-pabrikan lah yang menanggung biaya penarikan yang diperkirakan bakal menghabiskan 1,5-2,5 miliar euro (sekitar Rp22,82-38,03 triliun).
Kabar soal niat pemerintah menarik 12 juta unit mobil diesel makin memanaskan pasar mobil diesel di Jerman.
Baca Juga: Tunda Evakuasi Bangkai Helikopter yang Jatuh, Ini Alasan Basarnas
Pasalnya, sebelum ini, sudah muncul wacana dari beberapa kota di sana untuk memerangi mobil diesel dengan cara melarangnya beredar.
Munich dan Stuttgart ialah dua kota diantaranya yang masih memikirkan metode untuk melarang mobil-mobil diesel memasuki kota mereka di masa depan.
Berita Terkait
-
7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina
-
Solar Makin Mahal, Ini 8 Tips Hemat BBM Mobil Diesel agar Kantong Tetap Aman
-
Pakai Mesin Pajero Sport Versi Simpel, Mobil Ramah Biosolar Harga 60 Jutaan Ini Layakkah Dipinang?
-
Ditinggal karena Tua, Kini Diburu Lagi: 5 Mobil Diesel Aman Biosolar Harga Rp50 Jutaan
-
Dexlite dan Dex Naik Lagi: 5 Mobil Diesel Ini Paling Terpukul, Harga Bekas Ditaksir Terjun Bebas
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Favorit Ibu Rumah Tangga, Motor Pesaing Honda ADV 160 dan CB150X
-
Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
-
Indomobil Boyong Mobil Listrik Leapmotor B10 ke GIIAS 2026, Langsung Dirakit Lokal
-
Harga Honda ADV 160 Baru vs Aprilia SR GT 200 Bekas Selisih Tipis, Mana yang Lebih Layak Dilirik?
-
Tips Aman Touring Motor Lintas Pulau Tanpa Kendala, Lakukan Persiapan di Bengkel Resmi
-
Daftar 25 Mobil Listrik Berbaterai Nikel di Indonesia, Dapat Insentif Lebih Besar dari Pemerintah
-
Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini
-
7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina
-
Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai
-
Harga Yamaha XSR155 Bekas Tinggal Segini 'In This Economy', Waktunya Serok atau Skip?