Suara.com - Video yang menggambarkan sebuah mobil terbakar di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat beredar luas di media sosial. Dalam video yang diunggah ke YouTube itu terlihat sebuah mobil berwarna biru sedang dilalap si jago merah di dalam sebuah garasi.
Dalam video itu, sang penggunggah rekaman, menulis bahwa mobil yang terbakar itu adalah jenis Honda Brio. Ia menduga mobil terbakar karena dipicu oleh api dari perangkat charger telepon seluler di dalam mobil.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Suara.com dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi, peristiwa itu terjadi pada Jumat (1/9/2017) di Perumahan Grand Wisata, Bekasi Timur.
Meski demikian, pihak Damkar sendiri belum mengetahui penyebab kebakaran tersebut.
"Kami belum tahu penyebabnya," kata petugas Damkar bernama Peri, yang dihubungi Suara.com via telepon pada Sabtu (2/9/2017).
Tetapi bisa kah sebuah charger ponsel memicu kebakaran ketika digunakan di dalam mobil?
Kebakaran mobil akibat ponsel yang sedang diisi ulang memang jarang, tetapi bukan berarti tak ada. Pada September 2016 lalu, sebuah mobil di St. Lucie, Florida, AS. Menurut pemilik mobil, kebakaran disebabkan karena api yang muncul dari ponsel yang sedang diisi ulang.
Ponsel yang jadi biang kerok itu sendiri adalah sebuah Samsung Galaxy Note 7, yang memang dikenal memiliki cacat produksi. Ponsel ini ditarik pada akhir tahun lalu dari pasaran karena memang mudah panas dan terbakar.
Tetapi selain Galaxy Note 7, ada juga kasus yang melibatkan ponsel merek lain. Penyebabnya adalah karena pengguna ponsel mengisi ulang ponselnya menggunakan charger palsu.
Yang berbahaya dari charger palsu ini, seperti dilansir BBC, adalah karena komponen atau material yang digunakan untuk membuatnya tak sesuai dengan standard pabrikan, sehingga sering kali mudah panas dan terbakar.
Pabrikan-pabrikan ponsel sendiri sudah sering memperingatkan para pelanggannya untuk tak menggunakan charger palsu, agar ponselnya tak mudah rusak dan terbakar.
Berita Terkait
-
Diduga Korsleting Listrik, Mobil Terbakar di Tol Cikampek
-
Diduga Mabuk, Pengemudi Brio Tabrak Separator Busway Hingga Mobilnya Terbakar
-
Menkeu Purbaya Buka Suara soal Hilangnya Uang Rp4,6 Miliar dalam Insiden Mobil Terbakar
-
Detik-detik Grandmax Bawa Rp5,2 Miliar Terbakar di Polman, Uang ATM Rp4,6 M Hangus
-
3 Fakta Mobil Bank Bawa Uang Rp 4,6 Miliar Terbakar Habis
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Akankah Mitsubishi Lancer Evo Kembali Mengaspal? Ini Kata sang Bos Baru
-
70mai Gebrak Pasar Dashcam Indonesia Lewat Produk Berteknologi True 4K dan Koneksi 4G
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta