Suara.com - Mobil balap Ferrari yang dikemudikan Michael Schumacher saat memenangi Grand Prix Formula One (F1) Monaco pada 2001 laku 5,7 juta pound sterling (Rp101,8 miliar) dalam sebuah pelelangan. Jumlah itu dua kali lebih besar dari yang diperkirakan sebelum lelang berlangsung.
Pada F1 musim 2001, Ferrari menggunakan mobil balap bernama F2001. Adapun F2001 yang dilelang di RM Sotheby's Contemporary Art Evening Auction di New York, seperti diwartakan Auto Express pada Jumat (17/11/2017), bernomor sasis 211.
F2001 dengan nomor sasis ini dipakai Schumacher saat memenangi GP Monaco, yang merupakan satu dari sembilan kemenangan Ferrari di musim tersebut. Mobil balap ini juga turut berkontribusi atas gelar juara dunia F1 keempat yang diraih Schumacher di akhir musim.
Pada F1 musim 2001, Ferrari juga mencatatkan diri sebagai juara di kelas konstruktur untuk kesebelas kalinya. Bahkan, di tahun itu, pabrikan asal Italia ini menorehkan rekor poin terbanyak untuk satu musim balapan berkat raihan 123 poin.
Tentu saja, semua perpaduan tersebut membuat F2001 bernomor sasis 211 yang dilelang diperkirakan laku dengan nilai tinggi. Apalagi, Michael Schumacher serta Ferrari merupakan dua nama yang sangat lekat dengan F1, bahkan turut membawa F1 berada di masa-masa puncak kepopuleran balapan 'jet darat' tersebut.
Sebelum lelang dimulai, F2001 bernomor sasis 211 diprediksi laku lebih dari 2 juta pound sterling (Rp35,7 miliar). Nyatanya, setelah perang tawar-menawar selama enam menit, harga akhirnya jauh di atas prediksi awal.
F2001 tersebut dilaporkan masih berfungsi dengan baik. Sayangnya, identitas konglomerat yang berhasil membawanya pulang tidak dibeberkan.
Berita Terkait
-
GILA! Mesin Ferrari F355 Dipasang ke Motor, Tenaganya 375 HP Brutal!
-
Kimi Antonelli Merasa Lebih Siap untuk F1 GP Miami 2026, Bakal Hattrick?
-
Muhammad Ferrari Tetap Dipanggil TC Timnas Indonesia Meski 5 Bulan Tak Main Karena Cedera
-
Jadwal F1 GP Miami 2026: Favorit Kimi Antonelli, Akankah Dia Menang Lagi?
-
Akankah Max Verstappen Tinggalkan Red Bull? Ucapan Lama soal GP Kembali Disorot
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Hyundai Disebut Diuntungkan Kebijakan Insentif EV Berbaterai Nikel, HMID Buka Suara
-
Mobil Listrik Changan Lumin Diganjar Harga Khusus di Indomobil Expo 2026
-
Aturan Ganjil Genap Resmi Dicabut, Cek Jadwal Lengkapnya
-
3 Kebiasaan di Motor yang Bisa Merusak Ponsel, Efeknya Jangka Panjang
-
Hampir 1500 Motor Diamankan, 99 Ribu Telah Diekspor: 5 Fakta Sindikat Curanmor Jaksel
-
Dari yang Murah hingga Mewah: Ini 5 Rekomendasi Motor untuk Antar Jemput 2 Anak Sekolah Sekaligus
-
Kekayaan Seskab Teddy Naik Hingga Rp4,7 M Dalam 1 Tahun, Nilai Isi Garasi Malah Menyusut
-
Yamaha Pilih Fokus Pelajari Pasar Sebelum Ekspansi Motor Listrik Secara Massal
-
Kebijakan Pilih Kasih Insentif Mobil Listrik Berbasis Nikel Menuai Sorotan Produsen
-
Kontroversial, Kandungan TKDN Motor Listrik MBG Cuma Segini