Suara.com - Cina memperketat aturan mobil swakemudi, terutama bagi pabrikan-pabrikan otomotif asing. Pasalnya, Negeri Tirai Bambu ini takut mobil swakemudi digunakan sebagai alat mata-mata pihak luar negeri.
Cina adalah pasar mobil terbesar dunia. Teknologi mobil listrik pun sangat difasilitasi pemerintah mereka dan sangat berkembang di sana, sampai-sampai Cina kini juga menjadi pasar mobil listrik terbesar sejagad.
Namun, perkembangan teknologi mobil swakemudi di Cina agaknya tak bakal selancar mobil listrik, khususnya bagi para 'pemain' non-Cina.
Seorang perwakilan dari pabrikan asing yang tidak ingin disebut namanya, seperti diwartakan Carscoops pada Sabtu (16/12/2017), menyebut bahwa pemerintah Cina membatasi dengan ekstra ketat pengambilan foto dan perekaman koordinat GPS untuk data peranti lunak mobil swakemudi.
Hal ini, kata sang narasumber anonim, karena pemerintah Cina menganggapnya berkaitan dengan kebijakan pertahanan nasional. Pengetesan mobil swakemudi di negara tersebut pun tidak dapat dilaksanakan secara maksimal.
Regulasi ini hanya dikenakan pada pabrikan-pabrikan 'pendatang'. Adapun korporasi-korporasi otomotif lokal terbebaskan dari aturan tersebut.
Merek-merek kendaraan luar negeri diwajibkan pula bekerja sama dengan perusahaan teknologi informasi Cina yang memiliki spesialisasi di pemetaan berdefinisi tinggi.
Kementerian Industri dan Teknologi Informasi Cina tidak bersedia mengomentari hal tersebut. Cina sendiri saat ini sedang dalam proses menyusun regulasi terbaru untuk mobil swakemudi.
Baca Juga: Dua Tewas dan Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa 6,9 SR
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat
-
Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125
-
Ekspor Timur Tengah Terdampak, Toyota Bikin 3 Pabrik di India
-
Cuma Segelintir, Ini Deretan Mobil Listrik dengan Baterai Nikel di Indonesia
-
Motor Listrik Lucu Yamaha Kini Tebar Pesona, Berapa Harganya?
-
6 Motor Murah Irit Bandel Bisa Dipakai Sejak Jadi Pelajar hingga Menjadi Mahasiswa