Suara.com - Ford Motor Co secara signifikan akan meningkatkan investasi yang direncanakan pada kendaraan listrik. Perusahaan gelontorkan 11 miliar dolar AS (Rp146,6 triliunan) pada tahun 2022 dan memiliki 40 kendaraan hibrida dan listrik.
Semua itu diungkap oleh pemimpin perusahaan, Bill Ford saat pameran mobil Detroit. Angka investasi tersebut jauh lebih tinggi dari target yang diumumkan sebelumnya.
Kabarnya, menurut salah satu eksekutif Ford rencana pengembangan 40 kendaraan tersebut akan membutuhkan dana sebesar 4,5 miliar dolar AS (Rp59,9 triliunan) pada tahun 2020. Nilai ini mencakup biaya pengembangan arsitektur kendaraan listrik khusus.
Biaya rekayasa, penelitian dan pengembangan Ford untuk tahun 2016, setahun terakhir yang tersedia adalah 7,3 miliar dolar AS (Rp97,3 triliun). Angka ini mengalami peningkatan dibanding pada tahun 2015, sebesar 6,7 miliar dolar AS (Rp89,3 triliun).
Kepala Ford Jim Hackett mengatakan kepada investor pada bulan Oktober lalu, produsen mobil tersebut akan memangkas biaya 14 miliar dolar AS (Rp186,6 triliun) selama lima tahun ke depan. Anggaran ini akan dialihkan untuk investasi modal dari sedan dan mesin pembakaran internal untuk mengembangkan lebih banyak truk dan mobil listrik dan hibrida.
Dari 40 jajaran kendaraan listrik Ford pada tahun 2022, 16 akan sepenuhnya listrik dan sisanya akan menjadi plug-in hibrida.
China, India, Prancis dan Inggris semua telah mengumumkan rencana untuk menghapuskan kendaraan yang didukung oleh mesin pembakaran dan bahan bakar fosil antara tahun 2030 dan 2040. [The Guardian]
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
Terkini
-
Sering Ngantuk Saat Riding di Bulan Puasa? Lakukan 3 Hal Simpel Ini Agar Tetap Aman
-
Stylo Versi Mewah, Ini Dia Skutik Retro Ala Eropa dari Honda dengan Fitur Modern
-
Agrinas Impor Pikap India saat Industri Otomotif Lokal Berjuang Hindari PHK
-
Warna Baru Yamaha Grand Filano Hybrid yang Makin Stylish untuk Anak Muda
-
Hati-Hati Surat Tilang Digital Palsu di WhatsApp, Kenali Ciri Pesan Resmi dari Korlantas
-
Mengapa Harus Impor CBU dari India Saat Kapasitas Manufaktur Lokal Masih Melimpah
-
Sinyal Kuat Genesis Masuk Indonesia Bocoran Harga Muncul di Situs Resmi
-
Awas Kehabisan Bensin! Kenali Perbedaan Rest Area Tipe A, B, dan C Sebelum Mudik Lewat Tol
-
Market Share Hampir 40 Persen Buktikan Dominasi Mitsubishi Fuso di Sektor Kendaraan Niaga
-
Polemik Koperasi Merah Putih: Mengapa Pilih Mahindra Ketimbang Esemka? Cek Perbandingannya