Suara.com - Nissan baru-baru ini mengumumkan akan mengurangi penjualan mobil bermesin diesel di pasar Eropa, setelah mobil berbahan bakar solar itu mulai kehilangan daya tarik di kawasan tersebut.
Selain itu, jelas Nissan, pergeseran tren juga memaksa raksasa asal Jepang itu untuk lebih fokus ke pengembangan mobil listrik dan akhirnya mengorbankan mobil-mobil diesel.
"Peralihan ke elektrifikasi akan mempengaruhi beberapa model. Masing-masing model akan mengalami perubahan," ujar salah seorang juru bicara Nissan, dilansir dari Autoevolution, Rabu (16/5/2018).
Apa yang dilakukan Nissan sebenarnya bukan tanapa alasan. Beberapa pasar otomotif utama di Eropa, seperti Prancis, Jerman, dan Inggris sudah mulai membatasi penjualan mobil diesel, karena khawatir emisi yang dihasilkan mengandung racun yang berbahaya bagi kesehatan manusia.
Untuk beralih ke mobil listrik sendiri bukan hal yang sulit bagi Nissan. Pasalnya perusahaan yang beraliansi dengan Renault dan Mitsubishi ini sudah memproduksi mobil listrik Leaf yang cukup laris di pasar Eropa.
Jadi dengan fasilitas produksi baterai dan bekal yang sudah dimiliki, bukan tidak mungkin Nissan memproduksi model listrik lain dengan harga terjangkau.
Berita Terkait
-
Nissan Bubuhkan Panel Surya di Bodi Mobil Listrik, Jarak Tempuh Nambah Berapa KM?
-
Tetap Irit Meski Macet, Nissan Kicks Bekas Kini Harganya Lebih Murah 40 Juta Dibanding Raize Baru
-
3 MPV Alternatif Avanza Harga Miring Mulai Rp 50 Jutaan, Nyaman Buat Tidur Pas Mudik
-
5 Mobil Bekas Murah tapi Pajak dan Harga Onderdil Mahal, Biar Hidup Makin Menantang!
-
Bukan Sekadar Gaya: Berapa Konsumsi BBM dan Harga Nissan Fairlady Z 2023?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
Terkini
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif
-
Motor Adventure Bekas Suzuki V-Strom 250 vs Kawasaki Versys 250, Mending Mana?
-
Gadai BPKB Mobil di SEVA Jadi Alternatif Pembiayaan, Ini Syarat dan Prosesnya
-
5 Mobil Sedan Suzuki Paling Irit BBM dan Nyaman Buat Harian
-
7 Rekomendasi Mobil Matic Kecil dengan Suspensi Paling Empuk
-
Yamaha Kenalkan Motor Listrik Baru! Harga Mirip Aerox, Sekali Cas Bisa Tempuh Jogja-Semarang
-
GAC Indonesia Siapkan Tiga Mobil Baru Termasuk MPV Hybrid 7 Penumpang di IIMS 2026
-
5 Mobil Listrik dengan Suspensi Paling Empuk, Ada BYD hingga Wuling
-
Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik Massiv Thunder EV Resmi Meluncur untuk Pengguna BEV Indonesia