Suara.com - Kia Motors Corp mengumumkan penarikan kembali (recall) lebih dari 507.000 kendaraan di Amerika Serikat (AS). Hal ini dilakukan berdasarkan hasil temuan Administrasi Keselamatan Lalulintas Jalan Raya AS (NHTSA) Maret lalu, yang menyelidiki beberapa kantong udara tidak mengembang di kendaraan Kia dan afiliasinya, Hyundai, setelah kasus kecelakaan menewaskan empat orang dan enam lainnya terluka.
Dalam kasus ini, NHTSA menyatakan, setidaknya ada enam kecelakaan serius yang terjadi dan saat itu pula kantong udara tidak mengembang. Empat kasus pada 2011 melibatkan Hyundai Sonata dan dua kasus lainnya terjadi di Kia Forte pada 2011 dan 2012.
Menanggapi hal tersebut, perusahaan berusaha memberi keterangan, kemungkinan telah terjadi korsleting pada bagian airbag. Perbaikan pun belum dilakukan karena adanya kerja sama dengan pemasok.
"Kami berusaha memperbaiki sesuai tanggal yang diberikan kepada pemilik, yaitu 27 Juli. Jika Kia tidak memiliki solusi pada tanggal tersebut atau jika ada pelanggan merasa tidak aman dalam kendaraannya, kami akan menyediakan mobil sewaan sampai perbaikan selesai," Juru bicara Kia, James Bell, dilansir dari Reuters, Jumat (15/6/2018).
Produk Kia yang harus terkena recall diantaranya Kia Forte produksi 2010-2013, Kia Optima produksi 2011-2013, dan Kia Optima Hybrid serta Sedona model produksi 2011-2012.
Selain Kia, Hyundai juga mengeluarkan perintah penarikan terhadap 154.000 unit Sonata di AS dengan masalah yang sama.
Berita Terkait
-
Biaya Gila Parkiran di Piala Dunia 2026: Termurah Rp1,2 Juta, Termahal Rp5 Juta
-
Titik Balik Diplomasi RI: Pengamat Desak Prabowo Buktikan Kedaulatan Lawan 'Gertakan' Donald Trump
-
Memanas! Jet Tempur AS Tembak Jatuh Drone Iran yang Incar Kapal Induk USS Abraham Lincoln
-
AS - Iran Memanas di Selat Hormuz, Brent Tembus 67 Dolar AS
-
Prabowo Dijadwalkan Bertemu Donald Trump di AS, Bahas Tarif Impor dan Board of Peace
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
Terkini
-
3 Mobil Listrik Terlaris China Bertarung di Indonesia, Simak Fitur Menariknya!
-
Cari Nyaman atau Desain Gahar? Begini Perbandingan Indomobil eMotor Tyranno vs Polytron Fox 350
-
Efisiensi vs Style, Mending Mitsubishi Mirage atau Honda Brio Bekas?
-
Berapa Harga Baru Suzuki Fronx 2026? Segini Pajak Tahunan, Konsumsi BBM, Tenaga Mesin
-
Nissan March Berapa Silinder? Intip Harga Seken, Spek, Pajak Tahunan, Konsumsi BBM
-
Mobil Nissan Apa Saja? Intip Daftar Harganya Februari 2026 dari SUV, MPV hingga Mobil Listrik
-
Arsitektur e-Platform BYD Menjadi Standar Baru Kendaraan Listrik Masa Depan di Indonesia
-
Brio RS CVT Kalah Murah, Mitsubishi Eclipse Cross 2020 vs Toyota C-HR 2020 Mending Mana?
-
Hyundai Masih Bidik Pasar Mobil Listrik Meski Tanpa Insentif dari Pemerintah
-
Kenapa Ban Motor Depan dan Belakang Dibuat Beda? Simak 3 Alasan Penting Ini