Suara.com - BMW menjadi salah satu pabrikan mobil yang gencar mengembangkan mobil listrik. Dalam acara diskusi mobil listrik bersama awak media di GAIKINDO Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2018, Henrik Wigermo selaku Head of Governmental and External Affairs Southeast Asia BMW Group mengatakan, kebijakan yang tepat dari pemerintah menjadi kunci kesuksesan mobil listrik ke depannya.
"Kita butuh kebijakan yang bisa memberikan kejelasan kepada pelanggan dan kebijakan konsisten. Karena pelanggan saat ini ingin mengetahui apakah ketika mereka beli mobil listrik kebijakannya akan terus berlanjut," ujar Henrik Wigermo, di ICE BSD Tangerang, Rabu (08/08/2018).
Lebih lanjut, Henrik Wigermo menekankan, kebijakan itu merupakan sebuah langkah awal. Dengan begitu akan ada stabilitas terhadap masa depan mobil listrik.
"Harus ada semacam stabilitas. Kalau berbicara kebijakan yang berubah-berubah pasti pelanggan juga akan bingung," terangnya.
Selain itu, memanfaatkan momentum GIIAS 2018, BMW Indonesia memperkenalkan sport car masa depan mereka, BMW i8 Roadster. Mobil ini diberi label harga Rp 3.969.000.000 di luar pajak.
Kapasitas sel baterai BMW i8 Roadster naik dari 20 menjadi 34 Ah dan kapasitas gross energi naik dari 7,1 menjadi 11,6 kWh (net: 9,4 kWh). Artinya motor listrik memiliki lebih banyak energi untuk digunakan. Konfigurasi sel baterai meningkatkan tenaga sebesar 9 kW/12 daya kuda pada output puncak menjadi 105 kW/143 daya kuda, sehingga memungkinkan akselerasi yang dinamis saat menggunakan tenaga listrik murni.
Hal itu menjadikan BMW i8 Roadster menjadi kendaraan pertama yang mampu digerakkan dengan listrik murni, dari posisi stasioner hingga kecepatan 105 km/jam, naik dari 70 km/jam dari BMW i8.
Mesin pembakaran hanya akan digunakan pada kecepatan tinggi. Dengan menekan tombol eDrive kendaraan mampu berakselerasi hingga 120 km/jam menggunakan listrik murni, dan jarak tempuh mencapai 53 km.
Baca Juga: Menpar Kembali Aktifkan Tim Crisis Center Kemenpar
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan