Suara.com - Perusahaan otomotif Amerika Serikat, Ford Motor Company mengumumkan bahwa pendapatan kuartal ketiganya tahun ini hanya naik tiga persen, sedangkan laba sebelum pajak (EBIT) turun dari tahun ke tahun akibat melemahnya performa di pasar Cina. Demikian dilansir dari Antara.
Sebagai akibat dari naiknya biaya dan ketidakpastian yang berdampak pada semua sektor, plus penurunan tak terduga bisnis di Eropa dan Cina, pertumbuhan laba delapan persen untuk Ford kemungkinan tidak tercapai.
"Kuartal ini menunjukkan bahwa bisnis kami tetap kuat di area utama. Kami terus membuat kemajuan dalam upaya untuk mendesain ulang Ford agar semakin kompetitif, disiplin dalam alokasi modal dan cukup tangkas dalam memenangkan pertarungan di dunia bisnis yang cepat berubah," kata Jim Hackett, CEO Ford, dalam pernyataan resminya, Rabu (24/10/2018) waktu Michigan, Amerika Serikat (AS).
Dalam laporannya, Ford pada kuartal ketiga tahun ini membukukan pendapatan sebesar 37,6 miliar dolar AS, pendapatan bersih 1 miliar dolar AS, dan laba sebelum pajak 1,7 miliar dolar AS.
Dalam kuartal ketiga tahun ini pula, perusahaan yang mengambil nama dari sang pendiri, Henry Ford itu telah menjual truk dan SUV di AS sebanyak 482.512 unit, mewakili kenaikan 2,8 persen dibanding kuartal ketiga 2017. Dengan harga transaksi rata-rata naik 858 dolar AS per unit truk dibandingkan periode sama tahun lalu, sebesar 46.224 dolar AS.
"Kuartal ini kami mencapai margin EBIT Amerika Utara hampir 9 persen dan hasil kuartal terbaik dalam (bisnis pembiayaan) Ford Credit dalam lebih dari tujuh tahun, sementara tim di seluruh perusahaan terus meningkatkan operasional bisnis," kata Bob Shanks, eksekutif wakil presiden dan CFO Ford.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Cara Lapor Kecelakaan atau Kendala Mesin di Tol agar Bantuan Cepat Tiba
-
Cara Cek Kondisi Oli Mesin dan Air Radiator Sendiri di Rest Area Saat Mudik dan Balik Lebaran
-
Terpopuler: 7 Mobil Bekas Sekelas Isuzu Panther yang Irit, Motor Brebet saat Digas?
-
Sebanyak 270 Ribu Kendaraan Melintas Sepanjang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
-
Piaggio Bicara Peluang Produksi Model Vespa Baru Rakitan Cikarang
-
Prabowo Tegaskan Pemerintah Fokus Kendaraan Listrik dan Sebut Nama Toyota
-
Negara Ini Mulai Siapkan Skema Penjatahan Bensin Dampak Krisis Bahan Bakar Global
-
Trik Aman Simpan Motor saat Ditinggal Lama Seperti Momen Mudik Lebaran
-
Jangan Asal Teduh! Ini Bahaya Parkir Mobil di Bawah Pohon Saat Mudik Lebaran
-
Robot Power Bank Jadi Solusi Pengisian Daya Mobil Listrik Tanpa Harus Antre SPKLU di Tiongkok