RR Ukirsari Manggalani : Senin, 11 Februari 2019 | 18:05 WIB
Ilustrasi penyelamatan mobil yang tenggelam [Shutterstock].

Suara.com - Jumat pekan lalu (8/2/2019) sekitar pukul 21.30 waktu setempat (GMT +8), Abdul Bari Asyraf Mohd tengah memancing ikan bersama dua orang kawannya di Sungai Terengganu , Pulau Warisan, Malaysia. Mereka melihat sebuah kendaraan roda empat ( R4 ) melaju mundur menerjuni sungai.

Dikutip dari World of Buzz, di dalam mobil yang bergerak tenggelam ke dasar sungai itu terdapat satu keluarga beranggotakan lima orang. Sontak, Abdul Bari Asyraf Mohd dan dua rekannya terjun untuk memberikan pertolongan.

Proses evakuasi korban mobil tenggelam di Sungai Terengganu [Viralvideo].

Tiga perempuan dan dua orang anak berhasil diselamatkan dan segera dilarikan ke rumah sakit. Demikian pula kedua rekan Abdul Bari Asyraf Mohd yang bergabung dengannya untuk menolong. Mereka berhasil naik ke permukaan. Namun sangat disayangkan, nyawa pehobi mancing itu terpaksa harus melayang.

Jasad sang penolong ini baru diketemukan pada Senin (10/2/2019) pukul 07.24 waktu setempat dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Sultanah Nur Zahirah di Kuala Terengganu. Kemudian dimakamkan di Kampung Merbau.

Meski tampak terpukul, orangtua Abdul Bari Asyraf Mohd mengikhlaskan kepergian putranya. Yang memiliki kebesaran hati untuk menolong, tak peduli nyawa menjadi taruhannya.

Sang ibu mengenang Abdul Bari Asyraf Mohd sebagai sosok yang gemar memancing, senantiasa mendatangi lokasi aktivitas ini, di mana saja. Sementara ayahnya merasa bangga, karena putranya itu dicintai banyak orang.

Lepas dari tindak mulia Abdul Bari Asyraf Mohd, kejadian mobil terjun ke sungai bisa terjadi akibat ketidaksengajaan. Seperti hendak menginjak rem namun salah menginjak gas, kemudian panik saat melihat lintasan menurun.  Mungkin juga kurang memperhitungkan jarak pengereman,  atau kondisi ban tergelincir.

Mobimoto.com/Husna Rahmayunita