Suara.com - Para pemudik atau mudikers yang melintas di Jalan Lintas Sumatera atau Jalinsum perlu waspada. Momentum bepergian menunggang kendaraan pribadi dalam Mudik Lebaran 2019 atau Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah, dan kini Balik Lebaran 2019 mesti dilakukan dengan berhati-hati.
Dikutip dari kantor berita Antara, minimnya penerangan jalan di jalur lintas provinsi menjadi penyebab seringnya terjadi kecelakaan di beberapa kabupaten di Provinsi Jambi.
"Titik rawan kecelakaan di sepanjang jalur mudik dan balik yang ada di Provinsi Jambi tidak begitu banyak, biasanya titik ini berada di perbatasan wilayah Kabupaten Batanghari–Sarolangun, Tebo–Bungo dan Jambi–Riau," papar Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi, Kabid Humas Polda Jambi, pada Kamis (6/6/2019).
Akibat minimnya penerangan jalan di perbatasan itu, ditambah medan jalan yang lurus membuat para pengemudi mobil dan motor kerap memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi.
Kabid Humas Polda Jambi menambahkan, dari pantauan saat ini ada 59 titik rawan yang berpotensi menjadi daerah rawan, baik kemacetan, tindakan kriminalitas, hingga kecelakaan. Namun, saat ini masih dalam pengamatan petugas yang ada.
Untuk mengantisipasi tindakan kriminalitas, Polda Jambi mendirikan tiga pos pengamanan untuk berjaga-jaga jika ada tindakan kriminalitas di saat arus mudik dan balik sedang berlangsung.
"Di sekitar titik rawan kecelakaan dan kriminalitas ada tiga pos yang berdiri yang jaraknya tidak begitu jauh, sehingga kejadian yang tidak diinginkan bisa ditekan," kata Kuswahyudi Tresnadi.
Berikut jadwal diferensiasi tarif penyeberangan feri
Tarif diskon: 09.00 - 20.00 WIB sebesar 10 persen
Tarif naik: 20.00 - 08.00 WIB sebesar 10 persen
Baca Juga: Arus Balik Lebaran 2019, Coba Mobil Listrik di Bandara Soetta
Berlaku saat:
Arus balik: 7 - 9 Juni 2019, di Pelabuhan Bakauheni
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
BYD Berhasil Jadi Raja Mobil Listrik Baru Geser Dominasi Tesla dan BMW
-
Solar Makin Mahal, Ini 8 Tips Hemat BBM Mobil Diesel agar Kantong Tetap Aman
-
Apakah Garansi Mobil Bekas Hangus Jika Unit Dijual Alias Pindah Tangan?
-
7 Penyebab Oli Mesin Motor Cepat Habis dan Cara Mengatasinya
-
Bosan Suspensi Keras? Coba LMPV Elegan Bekas Ini, Garansi Nyaman Keluarga Tenang
-
Semudah Merawat Avanza, Toyota Etios Valco sama Daihatsu Sirion Mending Mana?
-
Terpopuler: Alternatif Pajero Sport yang Kebal Biosolar, Motor Cakep Yamaha Penantang Scoopy
-
Serbuan Merek China Sukses Buat Penjualan Mobil Listrik Indomobil Lampaui Target 50 Persen
-
Kurangi Subsidi BBM Alasan Menkeu Purbaya Sepakat Berikan Insentif Kendaraan Listrik Mulai Juni
-
Motor Yamaha Satu Ini Bikin Scoopy Bisa Terpukul Mundur, Segini Harganya