Suara.com - Mengganti velg mobil menjad hal lumrah bagi pecinta modifikasi. Namun begitu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum melakukannya.
Kebanyakan orang mengganti velg kendaraan mereka dengan tujuan mempercantik penampilan. Mereka pun tak segan menggelontorkan dana fantastis asal kaki kendaraan mereka mulus.
Di sisi lain, mengganti velg mobil tak boleh sembarangan. Sebab salah pilh ukuran bisa berujung berabe dan malah membuat tidak nyaman.
Lebih jelasnya, inilah beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum ganti velg roda empat kesayangan.
1. Diameter luar
Masalah diameter menjadi hal pertama yang harus dipertimbangkan. Idealnya diamater ban secara keseluruhan tidak boleh berubah meski ukuran velg ditingkatkan.
Velg dengan ukuran yang tidak seimbang membuat kaki pengendara gampang lelah serta membuat roda cepat aus.
2. Rasio ban
Terkadang saat memilih velg dengan diameter besar, pengendara kemudian memilih ban berukuran lebih tipis. Hal itu bisa mengurangi kemampuan menyerap getaran. Jadi sebelum memodifikasi bagian kaki kendaraan, harus mempertimbangkan rasio ban.
Baca Juga: Parkir di Pinggir Jalan, Velg dan Ban di Mobil ini Raib Dicuri
3. Desain velg
Alangkah lebih baik, pengendara memilih velg yang sesuai dengan tipe dan jenis kendaraan. Jangan sampai, karena saking gegabah memiliki velg dengan desain bagus tapi harganya mahal dan tidak cocok untuk mobil kesayangan.
4. Berat velg
Berat velg juga wajib diperhatikan karena berpengaruh dengan sistem pengereman. Kalau bobot velg yang dipilih melebihi standar, pengendara membutuhkan durasi lebih lama untuk menghentikan mobil.
Buntut dari kebiasaan itu, mesin jadi bekerja lebih keras dan membuat bensin cepat habis.
Berita Terkait
-
Nasib Mobil 'Pimp My Ride' Berakhir Pilu, Kini Cuma Nangring di Rosokan
-
Inspirasi Modifikasi Yamaha Fazzio dan Grand Filano di Ajang CLASSY Modifest 2026
-
Honda Super Cub Edisi Hello Kitty, Bedah Perbedaan dari Versi Standar yang Bisa Jadi Inspirasi Modif
-
Maxdecal Dobrak Pasar Modifikasi Motor Lewat Teknologi Vinyl untuk Segmen Motor Besar
-
BlackAuto Battle 2026 Mulai Cari Raja Modifikasi Baru dari Tangerang Selatan
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
4 Mobil Harga ala Motor Aerox, Mesin Badak Cocok untuk Kendaraan Pertama: Simak Saran Pakar
-
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Ala MotoGP Rilis di Jakarta Fair 2026
-
Terpopuler: Risiko Memaksa Motor Matic Konsumsi Pertalite, 5 Motor Tangguh yang Irit untuk Harian
-
Spesifikasi, Harga, dan Pilihan Warna Suzuki S-Presso Girl Edition: Mobil Kompak untuk Wanita Karier
-
4 Alasan Kuat Menunggu Vario 160 Teranyar 2026, Bedah Spesifikasi Mesin eSP+ dan Prediksi Desainnya
-
Musuh Tak Terlihat di Sirkuit Estoril: Cara Pebalap Indonesia Kiandra Taklukkan Angin Ekstrem Moto3
-
Belajar dari Kasus Recall Honda: Bagaimana Karat Subframe Menghancurkan Geometri Kaki-kaki Mobil?
-
5 Pilihan Mobil Hybrid Favorit di Indonesia di Kala Harga Pertamax Meroket, Kenali Jenis Penyakitnya
-
Mitsubishi Eclipse Bangkit dari Kubur, Kini Bawa 'Jantung' Elektrik
-
Nissan Leaf Bekas Harganya Tinggal Segini, Mending Mana dari Mobil Listrik Murah China?