Suara.com - Produsen Mazda yang beroperasi untuk wilayah Amerika Utara baru-baru ini terpaksa melakukan penarikan kembali atau proses recall terhadap 25 ribu unit model Mazda 3.
Hal ini terpaksa dilakukan produsen asal Jepang itu, lantaran ditemukan cacat produksi pada komponen penghubung di bagian roda kendaraan. Dampaknya, baut ban bisa mengendur dan hilang kendali dalam kecepatan normal.
Berdasarkan data Lembaga Administrasi Keamanan Lalu Lintas Nasional Amerika Serikat atau NHTSA, sebagaimana dikutip dari Motor1, memang belum ditemukan kasus kecelakaan akibat masalah ini. Namun penarikan kembali tetap harus dilakukan untuk produk dengan tahun produksi September 2018 hingga April 2019.
Mazda sendiri akan menjalankan proses penarikan mulai Agustus 2019. Nantinya, konsumen bisa menghubungi dealer resmi Mazda agar mendapatkan perbaikan.
Informasi terkait cacat produksi pada Mazda 3, sebenarnya sudah ditemukan di Jepang dan Meksiko. Proses perbaikannya sendiri mulai dilakukan pada April dan Mei 2019.
Mengutip dari situs resmi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), Roy Arman Arfandy, Presiden Direktur PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) menyebutkan bahwa Mazda 3 rencananya akan diboyong ke Indonesia.
"Kami akan bawa Mazda 3 ke sini. Kami akan pajang satu model baru yang sudah di-launch di Singapura," ujarnya.
Sayangnya, Roy Arman Arfandy masih menutup informasi mengenai model Mazda 3 yang akan dirilis: apakah sedan atau hatchback. Ia hanya menyebutkan bahwa mobil ini bisa langsung dipinang oleh konsumen yang hadir di GAIKINDO Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2019.
Baca Juga: Revitalisasi SMK, Disediakan Kelas Khusus Otomotif
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Motul Caplok Saham EMP demi Dorong Pertumbuhan Balap Endurance di Asia Pasifik
-
5 Jaket Anti UV Cocok untuk Cewek Naik Motor Tiap Hari, Harga Murah Cegah Kulit Gosong Saat El Nino
-
Pemerintah Pusat Dorong Pemda Gratiskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Cara Bikin New Veloz Hybrid Tetap Irit Saat Harga BBM Meroket
-
5 Skuter Listrik Jarak Tempuh Terjauh Tembus 40 Km, Bisa Buat Berangkat Kerja, Harga Mulai 6 Jutaan
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik 7 Seater, Kabin Lega Harga Masuk Akal
-
6 Cara Ekstra Hemat Baterai Mobil Listrik saat di Jalan, Gak Perlu Sering Mampir SPKLU
-
Xpander Kokoh Destinator Jadi Kejutan, Mobil Mitsubishi Terlaris 2026 Tipe Apa?
-
5 Mobil Listrik dengan Kursi Pijat, Perjalanan Jauh Anti Pegal
-
Kendaraan Listrik Dinilai Jadi Solusi Saat Harga BBM Terus Melambung