Suara.com - Terminal bus atau terminal angkot dikenal dengan suasananya yang ramai dengan hiruk pikuk manusia. Suasana seperti itu terkadang bikin penumpang jadi merasa tidak nyaman. Seperti suasana 'mencekam' yang terjadi di Terminal Rengasdengklok pada zaman dahulu ini, misalnya.
Sebuah video berdurasi dua menit diunggah oleh Fullmoon Blues di jejaring Facebook. Menurutnya, video tersebut menampilkan suasana Terminal Rengasdengklok pada zaman dahulu.
"Terminal Rengasdengklok zaman dahulu kacau juga, kirain sekarang udah rapih, ternyata enggak," tulis Fullmoon Blues dalam bahasa Sunda.
Suasana 'mencekam' di Terminal Rengasdengklok yang terlihat pada video, adalah ketika para pengemudi ojek dan becak saling berebut penumpang.
Berebut menawarkan ojek atau becak ke penumpang, sebetulnya sudah jadi pemandangan umum di terminal, tapi yang terlihat di video itu para pengemudi ojek dan becak bahkan sampai menarik penumpang.
Cuplikan foto di atas, memperlihatkan bagaimana para pengemudi ojek dan becak sampai masuk dan nangkring di pintu angkot saat hendak masuk terminal.
Sementara pada cuplikan di atas, terlihat suasana lebih mengerikan. Seorang wanita yang baru keluar dari angkot, dikerubungi tiga sampai empat orang pria (diduga pengemudi ojek dan becak).
Terdengar para pria itu menawarkan ojek dan becak kepada wanita yang baru turun dari angkot. Merasa risih, wanita itu pun sampai berteriak dan bahkan mendorong.
Sementara itu warganet pun ikut heran dengan kejadian tersebut.
Baca Juga: Mobil Hummer Jadi Angkutan Kota di Jogja? Ini Faktanya
"Buset itu mau ngebegal, sampai segitunya deh. Penumpangnya juga kalah banyak itu mah. Di kampung saya dulu juga banyak orang-orang yang ngejar bus mau berhenti, tapi nggak sampai paksa narik-narik barang. Kalau kitanya minta tolong bawain, baru mereka bantuin bawa sampai depan rumah, kalo kayak gini mah malah bikin emosi," kata Rizqi.
"Aku ngalamin tuh, dikrubung orang banyak sampai mau berantem, tapi kalah jumlah." Tulis Maksus di kolom komentar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
Terkini
-
Ingat Pabrikan India Pemasok Kopdes Viral? Kini Rilis Mobil Listrik Rp120 Jutaan dengan Skema Unik
-
Harga Sama Bingung Pilih Kendaraan, Mending Sigra Baru atau Rush Bekas Buat Mudik Lebaran?
-
Berapa Selisih Harga Burgman dan Satria? Tengok Banderol Motor Suzuki Terbaru
-
Pembalap Binaan Yamaha Aldi Satya Mahendra Cetak Sejarah di World Supersport 2026
-
Impor Mobil India Tanpa Jaringan Purnajual Berpotensi Jadi Besi Tua di Desa-Desa
-
Request Mobil Dinas 8 Miliar Bikin Gempar, Isi Garasi Pribadi Gubernur Kaltim Terlihat Sederhana
-
Daftar Harga Mobil Hybrid Terbaru, Chery Naik Rp 10 Juta
-
Heboh Impor 105 Ribu Pickup India, Padahal Harga Mobil Lokal Cuma Rp150 Jutaan, Ini Daftarnya
-
Strategi Mobil Hybrid Murah Toyota Sukses Kantongi Ribuan Pesanan di IIMS 2026
-
Dwi Sasetyaningtyas Sebut Hidup Susah, Isi Garasi Mertuanya Syukur Iwantoro Bikin Geleng Kepala