Suara.com - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mengaku belum bisa memastikan akan menurunkan harga mobil hibrida Outlander PHEV yang dibanderol sekitar Rp 1,2 miliar meski aturan mobil listrik jadi disahkan pemerintah.
"Kami lihat nanti. Kami kan juga enggak bisa memastikan seberapa besar insentif yang diberikan oleh pemerintah, sehingga punya dampak besar terhadap harga (Outlander PHEV)," ujar Irwan Kuncoro, Director of Sales Marketing Division PT MMKSI, di arena GIIAS 2019, ICE BSD, Tangerang, Sabtu (27/7/2019).
Lebih lanjut, kata Irwan, dirinya belum bisa memastikan apakah nanti harga Outlander PHEV akan turun seiring terbitnya aturan pemerintah. Pasalnya pemerintah biasanya memberi jeda selama dua tahun sejak aturan tersebut diresmikan.
"Biasanya aturan itu ada masa transisinya dan transisinya bisa sampai dua tahun," terangnya.
Sementara itu, PT Toyota Astra Motor (TAM) yang sudah meluncurkan C-HR Hybrid sebagai salah satu mobil ramah lingkungan dengan tegas mengaku tidak menutup kemungkinan harga mobil hybrid masih bisa turun level jika regulasi terkait mobil listrik sudah diterbitkan.
"Pak JK (Wakil Presiden Jusuf Kalla) sudah bilang, tahun ini akan keluarkan (regulasi). Dengan (peraturan) itu sudah keluar ya sudah jelas jadinya harga jadi berapa, Rp 500 juta ya bisa turun lagi," kata Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT TAM beberapa waktu lalu.
Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa aturan mobil listrik yang berupa Peraturan Presiden akan salah satunya mengatur tentang insentif serta diskon pajak bagi produsen mobil listrik.
Sayang Sri Mulyani belum membeberkan besaran insentif yang akan disediakan oleh pemerintah tersebut.
Baca Juga: Indonesia Masuki Era Mobil Listrik, Toyota Segera Luncurkan Prius PHEV
Berita Terkait
-
Adu Mobil Seharga NMax tapi Muat 8 Penumpang: Pilih Mitsubishi Maven atau Suzuki APV?
-
5 Mobil Hybrid Termurah 2026, Solusi Irit BBM Tanpa Cas Harga Terjangkau
-
Suzuki Menyerah dan Pilih Jual Pabrik Produksi ke Ford
-
Harga Mitsubishi Destinator Baru vs Bekas, Selisihnya Bikin Mikir
-
Mitsubishi Xforce Ubah Standar SUV Kompak Tanah Air, Tawarkan Fitur Canggih dan Kabin Luas
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif