Suara.com - Perluasan ganjil genap diberlakukan Senin (9/9/2019), Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kota Administrasi Jakarta Utara mengoptimalkan penarikan pajak kendaraan bermotor.
Dikutip dari kantor berita Antara, dalam penerapan perluasan ganjil genap yang mulai diberlakukan di Jalan Gunung Sahari Raya hari ini, Samsat jakarta Utara juga melakukan pengecekan atas Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).
Kepala Unit Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) Samsat Jakarta Utara, Robert L Tobing memaparkan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Satlantas Polres Metro Jakarta Utara dan Sudin Perhubungan untuk ikut dalam operasi penertiban pelanggar ganjil genap.
"Kami mendukung kebijakan Gubernur dengan Pergub ganjil genap ini. Jakarta sudah harus mengurangi kemacetan dan polusi udara," papar Robert L Tobing.
Dalam kesempatan sama, Robert L Tobing menyatakan bahwa pihaknya sudah menitipkan kepada petugas Satlantas Polrestro Jakarta Utara agar setiap penindakan ganjil genap juga dilakukan pengecekan STNK. Tujuannya, untuk menilik apakah pajaknya masih berlaku dan pengesahan STNK tetap dilakukan dengan tertib.
"Kalau dalam proses razia ini ada pengendara yang menunggak pajak, kami harapkan mereka bisa langsung ke Samsat terdekat untuk mengurus perpanjangan pajaknya di Jakarta Utara. Kami berharap kerja sama dengan Satlantas Polres Metro bisa berjalan dengan baik," kata Robert L Tobing.
Menurut Robert L Tobing, optimalisasi penerimaan pajak kendaraan melalui penindakan pelanggaran ganjil genap ini juga diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan angkutan jalan.
"UU 22 juga mengatakan ada razia di jalan bisa melihat pengesahan STNK-nya. STNK sah apabila sudah melakukan pembayaran pajak," katanya.
Selama operasi gabungan penindakan pelanggaran ganjil genap di depan Pospol WTC Mangga Dua, Jakarta Utara ada satu pengendara yang juga terjaring razia, selain melanggar ganjil genap, juga mati pajak kendaraannya.
Baca Juga: Lima Alasan, Mengapa Charles Leclerc Layak Jadi Idola Baru di F1
Robert L Tobing menyatakan bahwa optimalisasi penarikan pajak kendaraan melalui penindakan pelanggaran ganjil genap akan berlangsung terus setiap razia dilakukan oleh petugas.
Tahun 2019 ini Samsat Kota Administrasi Jakarta Utara menargetkan penerimaan pajak kendaraan sebesar Rp1 ,5 triliun. Jumlah itu meningkat bila dibandingkan pada 2018, yaitu Rp 1,4 triliun dengan realisasi 100,56 persen.
"Hingga Agustus ini tercatat realisasi target penerimaan sudah di angka 68 persen, sisa 32 persen kami optimalkan di tiga bulan terakhir ini," pungkas Robert L Tobing.
Sebagai catatan, di Samsat Jakarta Utara tercatat jumlah wajib pajak kendaraan sebagai 1.500.079 wajib pajak yang tercatat di sistem. Dan Samsat Jakarta Utara juga membuka layanan pembayaran pajak kendaraan di pusat perbelanjaan seperti di Mall Artha Gading, dan Pluit Mangga Dua.
Dan bagi kendaraan yang tidak membayar pajak kendaraannya dikenai denda sebesar dua persen per setiap bulannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
-
Indomobil Boyong Mobil Listrik Leapmotor B10 ke GIIAS 2026, Langsung Dirakit Lokal
-
Harga Honda ADV 160 Baru vs Aprilia SR GT 200 Bekas Selisih Tipis, Mana yang Lebih Layak Dilirik?
-
Tips Aman Touring Motor Lintas Pulau Tanpa Kendala, Lakukan Persiapan di Bengkel Resmi
-
Daftar 25 Mobil Listrik Berbaterai Nikel di Indonesia, Dapat Insentif Lebih Besar dari Pemerintah
-
Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini
-
7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina
-
Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai
-
Harga Yamaha XSR155 Bekas Tinggal Segini 'In This Economy', Waktunya Serok atau Skip?
-
Strategi Baru Pemerintah Dorong Mobil Listrik Baterai Nikel Lewat Subsidi PPN Besar