Suara.com - Ramai diperbincangkan beberapa saat lalu, tentang pengadaan mobil dinas para menteri dari Kabinet Indonesia Maju atau terkadang disebut sebagai Kabinet Jilid II, inilah tampilannya kemarin, Selasa (29/10/2019).
Yup, sebanyak 101 unit Toyota Crown Hybrid telah didatangkan oleh PT Toyota Astra Motor (TAM), selaku Agen Pemegang Merek (APM) Toyota. Dan beberapa unit tampak diparkir di depan Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen MPR dan DPR, Senayan, Jakarta. Body tampil dalam balutan warna hitam, sementara pelat nomor Polisi berwarna hitam, dan dibubuhi kode "RI" sebelum nomor atau angka.
Produk yang di Indonesia dikategorikan sebagai Kendaraan Bermotor Listrik atau KBL itu bernama lengkap Toyota Crown 2.5 HV G-Executive Hybrid. Peruntukannya adalah kendaraan dinas para menteri dan pejabat setingkat menteri, untuk masa bakti 2019 - 2024.
Disebutkan oleh Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT TAM, bahwa KBL ini adalah tipe hibrida atau hybrid, dengan operasional menggunakan tenaga listrik dari baterai ditambah mesin bensin konvensional.
Sementara untuk keberadaan tipe tadi di Indonesia, Anton Jimmi Suwandy menyebutkan, "Mobil ini tidak dijual secara retail, sehingga belum ada di negara kita."
Adapun spesifikasi safety yang disandangnya untuk memenuhi kebutuhan para menteri antara lain adalah adanya fitur Pre-Collision System (PCS). Berfungsi untuk mendeteksi keberadaan objek di depan mobil seperti pejalan kaki dan pesepeda, sehingga bisa memberikan informasi jarak aman antara mobil dengan objek sekeliling.
Kemudian, juga ada fitur Lane Departure Alert (LDA). Fungsinya memberikan peringatan dan membantu melakukan koreksi kemudi bila laju mobil melebar hingga memotong jalur dari posisi seharusnya di jalan.
Sedangkan Automatic High Beam (AHB) adalah fitur lampu jauh atau high beam untuk meningkatkan jarak pandang pengemudi dan mengembalikan ke lampu utama ketika terdeteksi ada kendaraan di depan. Dan fitur keren lainnya adalah Dynamic Radar Cruise Control (DRCC), Blind Spot Monitor (BSM), serta Tire Pressure.
Lantas soal bahan bakar non-emisi yang dimiliki sebuah mobil hybrid seperti Toyota Crown 2.5 HV G-Executive Hybrid, pengguna bisa mengisi ulang baterai di beberapa lokasi. Pertama dan termudah, tentu saja menggunakan charger yang dipasang di kediaman para menteri. Atau di berbagai lokasi recharging station, yang disebut sebagai Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum atau SPKLU.
Baca Juga: 5 Seleb Peduli Lingkungan Hidup dan KBL, Nomor 2 Paling Cantik
Sebagai catatan, Perusahaan Listrik Negara atau PLN pada Hari Sumpah Pemuda meresmikan serentak SPKLU di empat daerah, yaitu Jakarta, Banten, Bandung, serta Bali bagian selatan. Di Provinsi Banten serta di DKI Jakarta inilah, mobil-mobil menteri tadi juga bisa ikut melakukan pengisian ulang energi listrik untuk baterainya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat