Suara.com - Kecelakaan saat berkendara memang bukanlah hal yang diharapkan oleh setiap orang. Tapi, kalau sudah yang namanya apes, kecelakaan tak bisa terhindarkan lagi.
Salah satu hal yang menjengkelkan adalah kerusakan yang terjadi pada kendaraan.
Kerusakan tersebut bisa jadi tergolong ringan, seperti bodi lecet, lampu pecah, footstep sedikit bengkok dan lain-lain.
Tapi bagaimana jadinya jika kerusakan tersebut tergolong parah? Apakah motor tersebut masih layak untuk diselamatkan?
Dilansir dari Visordown, begini patokan pertimbangannya.
- Telanjangi motor
Motor yang telah mengalami kecelakaan parah terkadang harus diperiksa secara mendetail.
- Periksa rangka
Rangka motor yang sudah patah atau bengkok parah tentu sudah tak layak digunakan. Hal ini dikarenakan kekokohan dari bagian tersebut sudah jauh berkurang, bahkan jika bentuknya sudah kembali seperti semula.
Belum lagi pembelian rangka biasanya tergolong ribet, mengigat di bagian tersebut terdapat nomor administrasi yang telah terdokumentasi pada dokumen kepemilikan motor.
- Periksa mesin
Tak semua motor dibekali dengan konstruksi mesin yang kokoh. Dalam beberapa kasus, ada mesin yang pecah saat terjadi kecelakaan.
Baca Juga: Eks Koruptor Diberi Jeda 5 Tahun Ikut Pilkada, KPK Sambut Baik Putusan MK
Biaya perbaikan mesin yang pecah tersebut tentu tak sedikit dan membuat orang berpikir ulang untuk memperbaiki kendaraan tersebut.
Namun biasanya ada bengkel spesialis yang menangani kerusakan parah, apalagi terkait mesin.
Itulah bagian terpenting yang menjadi penanda kelayakan motor pasca kecelakaan. Kalau biayanya perbaikannya melebihi harga beli motor, kenapa harus merogoh kocek lebih dalam?
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Solar Makin Mahal, Ini 8 Tips Hemat BBM Mobil Diesel agar Kantong Tetap Aman
-
Apakah Garansi Mobil Bekas Hangus Jika Unit Dijual Alias Pindah Tangan?
-
7 Penyebab Oli Mesin Motor Cepat Habis dan Cara Mengatasinya
-
Bosan Suspensi Keras? Coba LMPV Elegan Bekas Ini, Garansi Nyaman Keluarga Tenang
-
Semudah Merawat Avanza, Toyota Etios Valco sama Daihatsu Sirion Mending Mana?
-
Terpopuler: Alternatif Pajero Sport yang Kebal Biosolar, Motor Cakep Yamaha Penantang Scoopy
-
Serbuan Merek China Sukses Buat Penjualan Mobil Listrik Indomobil Lampaui Target 50 Persen
-
Kurangi Subsidi BBM Alasan Menkeu Purbaya Sepakat Berikan Insentif Kendaraan Listrik Mulai Juni
-
Motor Yamaha Satu Ini Bikin Scoopy Bisa Terpukul Mundur, Segini Harganya
-
Reinkarnasi Freelander Melalui Tangan Dingin Chery Siap Goyang Dominasi SUV Premium Global