Suara.com - Pada 2019 pasar mobil Indonesia sedikit begejolak mendengar rencana General Motor melalui merek Chevrolet dan Datsun yang resmi angkat kaki dari Indonesia per 2020.
Hengkangnya dua pemain lama itu diyakini akan menjadi celah yang bisa dimanfaatkan oleh para produsen otomotif Indonesia, termasuk Hyundai yang akan mendirikan pabriknya di Jawa Barat pada 2020 ini. Meski demikian Hyundai dikabarkan akan fokus ke mobil listrik, pasar yang masih sangat belia di Tanah Air.
"Pasar yang ditinggalkan oleh dua merek di tahun 2019 akan diperebutkan oleh pemain-pemain lama dan menjadi peluang untuk yang baru datang," kata pengamat otomotif Bebin Djuana kepada Suara.com baru-baru ini.
Lebih lajut, kata Bebin, peluang pemain baru sejauh ini masih terbuka lebar. Pasalnya kebutuhan alat transportasi di Indonesia masih besar.
"Tapi tampilan pelayanan dan kualitas produk juga sangat penting. Tidak ketinggalan harga dan luasnya jaringan. Tidak mudah perlu kerja keras," tegas Bebin.
Hyundai turun gelanggang
Masuknya Hyundai di Tanah Air juga dinilai positif bagi pasar mobil Indonesia, khususnya dalam pengembangan mobil listrik. Meski demikian, Bebin mengatakan Hyundai butuh kerja keras di Tanah Air.
"Walaupun tidak semudah yang dibayangkan, perlu meyakinkan masyarakat akan pelayanan dan kehandalannya," kata Bebin soal masuknya Hyundai.
Kedatangan Hyundai sendiri disambut positif oleh para pemain lama yang sudah mapan. Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy mengatakan Hyundai akan membuat Indonesia semakin semarak.
Baca Juga: Pasar Mobil Indonesia Diperkirakan Tumbuh 3 Persen di 2020
"Jadi saya rasa market ke depannya tetap akan meriah, tetap akan menarik. Tidak hanya dari kami sendiri tapi dari kompetitor juga," ujar Anton, di Plaza Senayan, Jakarta Pusat.
Sambutan yang sama disampaikan oleh Direktur Pemasaran Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra. Ia mengatakan masuknya Hyundai akan membuat konsumen punya pilihan baru.
"Konsumen akan punya pilihan lagi," tegas Amelia.
Sementara itu, Arviane D Bahar, PR Digital Manager & Marketing DFSK Indonesia menyampaikan pihaknya sangat terbuka terbuka dengan kehadiran pendatang baru.
"Kami percaya setiap produk memiliki keunggulan dan pangsa pasarnya tersendiri. Banyaknya produk yang sama di segmennya, tentu akan memacu pelaku otomotif memberikan kualitas dan teknologi terbaiknya. Hal ini tentunya akan memberikan manfaat baik bagi konsumen Indonesia," papar Arviane.
Optimistis pasar mobil 2020 tumbuh
Berita Terkait
-
Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line
-
Efisiensi Berdarah General Motors Pasang Puluhan Robot Usai PHK Ribuan Pekerja
-
Hyundai Diam-Diam Siapkan Staria Hybrid untuk Pasar Indonesia
-
Cara Maksimalkan Fitur Drive Mode pada Hyundai New CRETA saat Jalan Macet
-
Hyundai Siapkan Mobil Listrik Ioniq V Hadapi Ketatnya Persaingan Mobil Listrik di China
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
70mai Gebrak Pasar Dashcam Indonesia Lewat Produk Berteknologi True 4K dan Koneksi 4G
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV