Suara.com - Pandemi Coronavirus Disease atau Covid-19 membuat para produsen otomotif beralih strategi dalam melakukan peluncuran produk. Yaitu menggunakan virtual launching untuk memenuhi kebutuhan para konsumennya. Tunggangan baru pun muncul, tanpa harus terjadi kerumuman orang, sesuai protokol kesehatan.
Namun demikian, hal ini sepertinya tidak membuat Kawasaki mengikuti jejak para produsen otomotif lainnya. Di mana sebelumnya Kawasaki merancang jadwal meluncurkan Ninja ZX-25R pada 4 April 2020.
Kenyataannya, sampai sekarang produsen otomotif roda dua berjuluk "gang hijau" ini asyik membuat konsumen penasaran dengan memamerkan keunggulan Ninja 250 4-silinder itu.
Contohnya beberapa saat lalu Kawasaki kembali menggoda para pencinta motor sport di Indonesia, lewat tayangan video dyno run Kawasaki Ninja ZX-25R melalui channel YouTube Kawasaki Indonesia. Sebelumnya, perusahaan itu memamerkan teknologi Ninja ZX-25R melalui teaser. Dan kini Kawasaki Indonesia bahkan mengeluarkan teaser suara yang dikeluarkan dari mesin 4 silinder tadi.
Tak bisa dipungkiri, daya tarik dari ZX-25R ini tentu mesin 4 silinder inline yang identik dengan moge, apalagi terdapat aplikasi stroke pendek. Tidak heran jika motor ini bisa berteriak sampai putaran mesin yang sangat tinggi. Sehingga mampu menghasilkan suara yang melengking, walaupun masih menggunakan knalpot standar.
Terkait tenaga, Ninja ZX-25R menggendong mesin berkapasitas 249cc yang sama sekali baru dikembangkan. Mesin itu memiliki konfigurasi 4-tak, 4 silinder segaris, DOHC dengan total katup sebanyak 16 (4 katup per silinder).
Selain itu, nampak beberapa perbedaan yang terlihat dari Ninja 4 silinder ini, mulai dari knalpot yang menggunakan model under belly, shockbreaker upside-down, serta body yang sedikit lebih menggembung.
Sampai saat ini para penggemar motor sport masih harus bersabar menanti peluncuran Ninja ZX-25R. Pasalnya Kawasaki Indonesia belum memberikan keputusan terkait waktu peluncuran pasca mengalami penundaan.
Catatan dari Redaksi: Jika merasakan gejala batuk, sakit tenggorokan dan demam, informasi seputar Coronavirus Disease (Covid-19) bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119. Terapkan imbauan tetap tinggal di rumah, dan jaga jarak atau physical distancing, minimal dua meter persegi. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah.
Baca Juga: Beberapa Negara Buka Lockdown, WHO Sebut yang Terburuk Belum Datang
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Mengenal Teknologi AYC yang Bikin Mitsubishi Xpander Terbaru Makin Stabil di Tikungan
-
4 Mobil Bekas Toyota dari yang Mewah dan Reliabel hingga Super Langka, Mesin Serba Mirip!
-
Beli Mobil Bekas Pajak Mati, Bagaimana Mengurusnya? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan
-
Apakah Listrik 900 Watt Bisa Cas Motor Listrik? Cek 3 Syarat Agar Aman Tanpa Naik Daya
-
Harga Toyota Calya 2025 Bekas: Seberapa Besar Selisihnya dengan yang Baru?
-
Kenalan dengan Motor Baru Honda CG160 Bermesin Omnivora: Bensin Oke, Etanol Gaspol
-
1.108 Unit SUV Chery Ditarik Mendadak! Jaecoo J7 dan Tiggo 7 Punya Masalah Kabel ECU
-
Jangan Menyesal Belakangan! 6 Dosa Besar Pemilik Mobil Hybrid yang Bikin Dompet Jebol Jutaan Rupiah
-
Daftar Harga Mobil BYD Semua Jenis, Mobil Listrik Murah dari China
-
Konsumen Veloz Hybrid Diharap Bersabar, Toyota Baru Lakukan Pengiriman Unit Bulan Depan