Suara.com - Berbicara tentang teknologi mutakhir, Elon Musk adalah salah satu sosok yang kerap disorot. Memiliki visi futuristik, pandangan anti-mainstream, sarat pendapat seputar teknologi mutakhir, dan terkadang idenya serasa "mengerikan".
Sementara publik masih disibukkan dengan cara membaca nama bayi lelakinya bersama penyanyi Grimes atau Claire Elise Boucher, yaitu X Æ A-12 Musk--di mana ia menyebutkan pembacaannya adalah "X Ash Archangel-12 Musk", sementara pasangannya menyatakan "X A I", dan hukum Amerika Serikat menyatakan penulisan nama anak dalam sertifikat hanya dibolehkan huruf baku dalam alfabet, tanpa melibatkan simbol dan angka--Elon Musk sudah berbincang tentang dunia otomotif.
Tepatnya fitur baru yang akan disematkan bagi produksi mobil-mobil lansiran Tesla Incorporation. Dikutip dari Independent, lelaki berputra kembar dua dan kembar tiga dari pernikahan sebelumnya itu menyatakan dalam cuitan di media sosial Twitter bahwa video conference adalah "benar-benar sebuah fitur masa depan".
Saat ini, Tesla Model 3, salah satu sedan bertenaga murni listrik atau Electric vehicle (EV) lansiran Tesla Incorporation telah memiliki kamera yang menghadap ke arah pengemudi. Namun di situ belum diimplementasikan fitur.
Bagian itu bisa disemati fitur video call. Meski ada konsekuensi tertentu sehingga unsur safety tetap bisa dipenuhi. Contohnya cara membuat pengguna tetap aman dan fokus di jalan raya, dibandingkan sibuk menyimak video call selama mengemudi. Sehingga cara teraman, fitur tadi baru boleh digunakan saaat mobil berhenti.
Selain itu, ada hal "mengerikan", yaitu kemungkinan menyisipkan video game, dan dimainkan menggunakan augmented reality.
Satu hal lagi, di luar dunia otomotif, Elon Musk memprediksi bahwa kelak manusia tak membutuhkan bahasa atau percakapan lagi. Saat muncul dalam podcast The Joe Rogan Experience, ia menyebutkan bakal ada suatu masa di mana bahasa menjadi usang sehingga tidak terpakai.
Berbicara tentang salah satu perusahaannya, Neuralink yang bergerak dalam firma neurotechnology, Elon Musk menyebutkan akan ada peranti Neuralink yang dipasang ke bagian tengkorak manusia. Dirupakan dalam bentuk chip dan dioperasikan menggunakan tenaga baterai.
"Fungsinya sebagai interface, yang bisa membantu memperbaiki daya pandang mata. Prinsipnya memperbaiki bagian otak yang mengalami kerusakan," tukasnya kepada Joe Rogan.
Baca Juga: Tujuh Travel Gelap Angkut Pemudik Ditindak Satlantas Polresta Banyumas
Namun di luar manfaat kesehatan atau penyembuhan, peranti ini diharapkan Elon Musk bisa berfungsi lebih banyak.
"Anda tak perlu berbicara. Sampai kini kita melakukan pembicaraan karena alasan sentimental. Dengan peranti ini, perbincangan akan berlangsung sangat cepat dan lebih presisi. Saya tidak yakin apa yang akan terjadi dengan bahasa di masa depan. Ingin bicara dalam bahasa lain, tinggal download saja programnya," ujar pemilik perusahaan antariksa SpaceX itu.
Kapan peranti mutakhir yang bisa disebut "seram" ini akan muncul?
Bila infrastruktur mendukung, mungkin bisa siap dalam 10 tahun mendatang. Benarkah sesudah itu kita tidak perlu bertutur lagi?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Favorit Ibu Rumah Tangga, Motor Pesaing Honda ADV 160 dan CB150X
-
Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
-
Indomobil Boyong Mobil Listrik Leapmotor B10 ke GIIAS 2026, Langsung Dirakit Lokal
-
Harga Honda ADV 160 Baru vs Aprilia SR GT 200 Bekas Selisih Tipis, Mana yang Lebih Layak Dilirik?
-
Tips Aman Touring Motor Lintas Pulau Tanpa Kendala, Lakukan Persiapan di Bengkel Resmi
-
Daftar 25 Mobil Listrik Berbaterai Nikel di Indonesia, Dapat Insentif Lebih Besar dari Pemerintah
-
Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini
-
7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina
-
Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai
-
Harga Yamaha XSR155 Bekas Tinggal Segini 'In This Economy', Waktunya Serok atau Skip?