Suara.com - Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy mengakui bila tren SUV (sport utility vehicle) terus mengalami kenaikan dalam dua tahun terakhir di Indonesia, meski demikian ia mengatakan bahwa Toyota Yaris Cross belum akan diboyong ke Tanah Air.
"Toyota itu kan mewakili banyak produk line up dan tidak semua line up di produce. Misal Yaris Jepang di TMS, di Indonesia akan diganti, enggak ternyata kan. Mobil-mobil yang di-launching negara lain belum tentu di-introduce," ujar Anton saat wawancara virtual bersama awak media pekan ini.
Anton menambahkan, kebutuhan di Indonesia juga bervariasi dan produk-produk SUV seperti Fortuner atau Rush itu tetap menjadi permintaan SUV yang paling tinggi.
"Tren-nya sekarang memang mengarah ke SUV 5-seater. Tapi kita memang selalu pelajari market ini berkembang dan toyota selalu pelajari," ungkap Anton.
Toyota Yaris Cross merupakan SUV yang dibangun di atas plaform TNGA-B yang berukuran lebih kecil C-HR. Meski begitu, SUV kompak ini disebut lebih besar dari Yaris generasi terbaru yang juga baru diluncurkan beberapa waktu lalu.
Tak hanya memiliki ground clearance yang lebih tinggi dari Yaris. Yaris Cross juga menggunakan pelek yang cukup lebar, berukuran 18 inci dengan motif dual tone. Urusan warna, mobil ini memiliki hero color bernama Brass Gold.
Terdapat dua pilihan mesin pada model ini. Pertama mesin bensin 1.500 cc Dynamic Force. Mesin tersebut menyalurkan tenaga lewat roda depannya dengan pilihan transmisi Direct Shift-CVT dan manual 6-percepatan.
Selain itu, tersedia juga mesin hybrid bernama Toyota Hybrid System II yang dikombinasikan dengan sistem penggerak roda depan atau penggerak empat roda listrik E-Four. Mobil ini bakal dirakit di pabrik Toyota Jepang dan juga di Prancis khusus untuk pasar Eropa.
Baca Juga: Batal Hadir di Geneva Motor Show, Toyota Yaris Cross Meluncur Tahun Ini
Berita Terkait
-
Bukan LCGC, Ini 5 Mobil Bekas Irit BBM Mulai Rp 80 Jutaan
-
Menolak Punah, Mazda 2 Hidup Lagi Pakai Mesin Hybrid Yaris
-
Mobil Toyota Yaris Bekas Harga di Bawah Rp100 Juta Dapat Tahun Berapa?
-
Kiamat Mobil Hatchback? Intip 5 Fakta Toyota Yaris Disuntik Mati 2026
-
Cari Mobil Bekas Irit? Intip 4 Jagoan dengan Mesin 1500cc dari Suzuki, Toyota, dan Daihatsu
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
6 Masalah Klasik Toyota Agya Bekas, Ketahui sebelum Membeli
-
Update Harga BBM SPBU Swasta Terbaru per Akhir Mei 2026, Shell hingga BP-AKR
-
Mengenal Tiga Tipe iCAR V23 SUV Listrik Modern Bergaya Klasik
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Kembali Digelar Hingga Agustus
-
Sinyal Bahaya dari China Saat Pasar Otomotif Mulai Masuki Tahap Jenuh
-
Konflik Timur Tengah Lumpuhkan Ekspor Mobil Toyota dari Jepang Hingga Nyaris Habis
-
Manfaatkan Teknik Defensive Driving saat Perjalanan Libur Panjang
-
Legenda SUV Mitsubishi Pajero Siap Kembali Mengaspal pada 2026 Andalkan Sasis Triton
-
Teknologi Hybrid Jadi Solusi Perjalanan Irit Tanpa Repot Antre Charge
-
Mobil Listrik Ferrari Panen Hujatan Setelah Umumkan Harga Resmi