Suara.com - Nama Mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi santer disebut usai dirinya diciduk KPK malam kemarin (1/6/2020).
Ia ditangkap bersama Rezky Herbiyono, menantu yang juga merupakan tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi penanganan perkara di MA.
Buron sejak Februari tahun ini, Nurhadi sempat tercatat memiliki kekayaan sebanyak lebih dari 30 miliar rupiah atau lebih tepatnya Rp 33.417.646.000.
Menurut dokumen LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) yang dilaportkan November 2012 dan terbit April 2014, Nurhadi tercatat memiliki total koleksi kendaraan seharga Rp 4 miliar lebih.
Koleksi kendaraan tersebut terdiri dari empat unit mobil, di antaranya sebuah Toyota Camry tahun 2010 yang dulunya punya nilai jual Rp 600 juta.
Selanjutnya ada mobil Mini Cooper di tahun 2010 yang bernilai Rp 700 juta, jaguar tahun 2004 yang bernilai Rp 805 juta.
Terakhir, ia memiliki mobil Lexus seharga Rp 1,9 miliar. Menurut LHKPN, mobil itu tercatat diproduksi tahun 2010.
Dokumen LHKPN ini juga menyatakan bahwa keempat mobil tersebut tercatat merupakan hasil sendiri.
Seperti diketahui, KPK menetapkan Nurhadi bersama Rezky Herbiyono (RHE) dan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto (HS) sebagai tersangka pada 16 Desember 2019.
Baca Juga: Cara Unik Manjakan Mobil Saat PSBB, Awas Jangan Ditiru Yak
Nurhadi dan Rezky ditetapkan sebagai tersangka penerima suap dan gratifikasi senilai Rp 46 miliar terkait pengurusan sejumlah perkara di MA. Sementara Hiendra didakwa sebagai pemberi suap dalam perkara di MA tersebut
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
-
Terpopuler: Beda eMotor Tyranno vs Tyranno X, Honda Vario 160 Anyar Meluncur Hari Ini?
-
Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line
-
DFSK E5 Plus Ramaikan Pasar SUV dengan Teknologi PHEV untuk Pasar Indonesia
-
Wapres Gibran Rakabuming Gunakan Motor Listrik saat Lakukan Kunjungan di Tanah Papua